Menteri Meutya Ingin Transformasi Digital Lebih Cepat Lagi
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid percaya bahwa konsolidasi operator juga mampu mempercepat transformasi digital.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mendukung upaya konsolidasi antaroperator seluler. Hal ini tidak semata-mata untuk menyehatkan industri saja, melainkan pula mempermudah pelaksanaan program-program prioritas pemerintah.
"Kami mempercayai bahwa konsolidasi ini berarti juga melakukan penyehatan industri telekomunikasi di Tanah Air," ujar dia saat menerima kunjungan audiensi pimpinan XLSmart di kantor Komdigi, Jakarta, belum lama ini,
Dirinya pun mengapresiasi kontribusi operator seluler dalam menyediakan solusi berbasis data yang dinilai menjadi salah satu elemen kunci untuk menjamin transparansi dan efektivitas berbagai program pemerintah berskala besar, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pendekatan berbasis data juga akan diterapkan dalam pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang direncanakan dimulai pada Juli 2025.
“Kalau tidak pakai data, kita tidak tahu masalahnya di mana. Saat mudik pun kita terbantu AI dari pihak operator seluler untuk melihat titik-titik kemacetan. Ke depan kita akan dorong untuk program MBG ini dengan pendekatan seperti itu supaya tidak hanya lebih transparan, tetapi juga lebih lancar pelaksanaannya,” tuturnya.
Komisaris Independen XL Smart Retno Marsudi menyatakan kesiapan perusahaannya dalam menyediakan solusi data untuk mendukung agenda pemerintah.
“Kami melihat Bapak Presiden kita sangat pro-rakyat jadi program-programnya itu sangat membumi seperti Koperasi Merah-Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Tentunya itu akan lebih mudah dijalankan apabila didukung oleh data yang kami miliki sehingga tidak mungkin ada kebohongan-kebohongan di lapangan,” ungkapnya.