Masih Perkasa di Usia Senja, Nenek 71 Tahun Juara Lomba Kebugaran di China
Nenek Sun Minghui berpartisipasi dalam kompetisi kebugaran nasional di China untuk menunjukkan bahwa usia bukan penghalang untuk tetap aktif dan sehat.
Sun Minghui, seorang nenek berusia 71 tahun dari Ma'anshan, Provinsi Anhui, Tiongkok, telah menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk mencapai prestasi yang luar biasa. Belakangan ini, ia berhasil menginspirasi banyak orang setelah meraih medali perunggu dalam ajang National Newcomer Fitness Quality Competition 2025 yang berlangsung di Wuhan pada 1 Juni lalu.
Yang lebih mengejutkan, Sun merupakan peserta tertua dalam kompetisi tersebut dan berkompetisi di kategori campuran gender. Prestasi yang diraihnya tidak hanya mengesankan para juri, tetapi juga membuat warganet memberikan pujian dan dukungan yang luas di media sosial China.
Sebelum memasuki masa pensiun, Sun bekerja di kafetaria sebuah pabrik baja. Meskipun pekerjaan sehari-harinya cukup berat, ia tetap menjaga semangat dan kecintaannya terhadap olahraga, sebagaimana dikutip dari laman SCMP pada Jumat (13/6/2025).
Setelah pensiun, ia mulai mencoba berbagai aktivitas fisik seperti bersepeda, lompat tali, jogging, dan hiking. Namun, baru di usia 67 tahun, ia mulai menjalani pelatihan kebugaran dengan lebih serius. Sekarang, di usia 71 tahun, Sun memiliki perut berotot (six-pack) dan postur tubuh yang tegap.
"Setelah berlatih lebih dari sebulan, saya mulai melihat perubahan. Bisep mulai terbentuk, otot punggung mulai terlihat. Saya tidak kehilangan otot karena usia-- saya justru menambahnya. Itu membuat saya semakin percaya diri," ungkapnya dalam wawancara dengan Hubei Media Group.
Sun menjalani program latihan yang disiplin dan ilmiah. Ia berolahraga secara rutin lima kali seminggu, dengan durasi lebih dari satu jam setiap sesi. Untuk mendukung kebugarannya, ia juga mengikuti pola makan sehat, mengonsumsi empat hingga lima putih telur setiap hari untuk asupan protein, serta menerapkan diet rendah minyak, garam, dan gula.
Sun menekankan bahwa keselamatan saat berolahraga sangat penting, terutama bagi mereka yang sudah lanjut usia. Ia merekomendasikan agar orang-orang seusianya tidak terlalu memaksakan diri dan cukup berolahraga dengan intensitas "70 persen" untuk mencapai kemajuan tanpa risiko cedera.
"Usia hanyalah angka, bukan batasan," ungkap Sun dalam wawancara dengan Jimu News. "Banyak orang beranggapan bahwa lansia cukup dengan minum teh dan berjalan pagi, tetapi saya ingin lebih dari itu. Saya ingin mengangkat dumbel dan membiarkan otot saya berbicara."
Sun tidak hanya aktif dalam kebugaran, tetapi juga seorang pesepeda handal. Pada tahun 2014, di usia 60 tahun, ia berhasil bersepeda sejauh 6.316 kilometer dari ujung timur Tiongkok hingga ke Sanya, kota paling selatan, dan mencatatkan prestasinya dalam Rekor Dunia Guinness bersama timnya.
"Penuaan memang tidak bisa dihindari, tetapi olahraga memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas hidup, baik secara fisik maupun mental," katanya. "Saya berharap kisah saya dapat memotivasi lebih banyak orang tua untuk menjalani masa pensiun mereka dengan cara yang aktif dan sehat."
Saat ini, Sun juga berbagi pengalaman kebugarannya melalui media sosial untuk menginspirasi baik generasi muda maupun tua. Seorang netizen bahkan menulis, "Ini luar biasa! Ketika orang tua tetap sehat, itu juga menjadi berkah bagi anak-anak mereka. Anak-anak Sun pasti sangat bangga!"