Fitur Bluetooth Tidak Ada, Harga S Pen Samsung Galaxy S25 Ultra tetap Sama
Samsung telah menghilangkan fitur Bluetooth pada S Pen Galaxy S25 Ultra, namun harga jualnya tetap sama seperti sebelumnya.
Samsung kembali membuat langkah yang cukup kontroversial bagi sejumlah pengguna perangkat flagship mereka. Kali ini, langkah yang diambil adalah penghilangan fitur Bluetooth pada S Pen Galaxy S25 Ultra.
Menurut pernyataan dari Samsung, hanya sekitar 1 persen pengguna Galaxy Ultra yang benar-benar memanfaatkan fitur tersebut. Oleh karena itu, perusahaan asal Korea Selatan ini merasa bahwa fitur tersebut sudah tidak diperlukan lagi.
Menurut laporan dari GSM Arena pada Minggu (9/2), keputusan ini ternyata membuat banyak pengguna setia dari seri Ultra dan mantan pengguna Galaxy Note merasa kecewa.
Di sisi lain, meskipun ada pengurangan fitur, harga resmi S Pen untuk Samsung Galaxy S25 Ultra tetap dipatok di angka USD 49 atau sekitar Rp 800 ribuan. Harga ini sama dengan versi sebelumnya yang masih dilengkapi dengan Bluetooth dan sensor gyroscope.
Sebelumnya, S Pen dengan fitur Bluetooth dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti remote untuk mengambil foto dan video, mengganti slide presentasi, hingga mengontrol musik.
Namun, sekarang dengan hilangnya Bluetooth, fungsi S Pen menjadi lebih terbatas. Meskipun demikian, informasi mengenai harga S Pen yang dijual secara terpisah ini baru tersedia di luar negeri. Saat ini, belum ada kepastian apakah stylus tersebut juga akan tersedia di pasar Indonesia.
Mengapa S Pen pada Galaxy S25 Ultra tidak dilengkapi dengan Bluetooth? Berikut penjelasan dari Samsung
Samsung telah mengambil keputusan untuk menghapus salah satu fitur pada S Pen di lini Galaxy S25 Ultra, yaitu fitur Bluetooth. Fitur S Pen pertama kali diperkenalkan dalam lini Galaxy S melalui Galaxy S22 Ultra, sebelum sebelumnya hanya tersedia untuk model Galaxy S Note.
Namun, apa yang melatarbelakangi keputusan Samsung untuk menghilangkan fitur Bluetooth ini? "Secara fungsi masih tetap sama, tapi untuk BLE-nya (Bluetooth) kita saat ini tidak ada," jelas Ilham Indrawan, Senior Manager Pemasaran Produk MX Samsung Electronics Indonesia, di Hotel Hilton San Jose, Amerika Serikat, pada 20 Januari 2025.
Keputusan untuk menghapus Bluetooth dari S Pen Galaxy S25 Ultra didasarkan pada analisis yang dilakukan oleh Samsung mengenai penggunaan konsumen. Perusahaan teknologi raksasa ini menyatakan bahwa fitur-fitur seperti Air Action dan foto remote jarang digunakan oleh pengguna dalam aktivitas sehari-hari.
"Karena kita lihat sebenarnya dari aspek penggunaan konsumen itu sebenarnya tidak banyak yang pakai," tambah Ilham.
Meskipun Bluetooth telah dihapus, Samsung menyediakan alternatif lain dalam ekosistem yang lebih luas, seperti Samsung Galaxy Watch dan Samsung Galaxy Ring. Dengan kedua perangkat ini, pengguna dapat menjalankan beberapa fungsi yang sebelumnya dilakukan melalui S Pen, termasuk kontrol jarak jauh dan interaksi dengan perangkat lain dalam ekosistem Samsung.
"Dengan perubahan ini, Samsung lebih menekankan pada fungsionalitas sehari-hari daripada fitur-fitur yang jarang digunakan, dan memperkuat ekosistem perangkat Galaxy untuk memastikan pengalaman pengguna tetap maksimal," ungkapnya.
Dengan langkah ini, Samsung berupaya untuk meningkatkan pengalaman pengguna dengan fokus pada fitur yang lebih relevan dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Harga Samsung Galaxy S25 Ultra di Indonesia
Samsung baru saja memperkenalkan smartphone flagship terbarunya, yaitu Galaxy S25 Ultra. Sebagai varian tertinggi dalam lini Galaxy S25, perangkat ini menawarkan berbagai peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan model sebelumnya.
Selain peningkatan performa, Galaxy S25 Ultra juga menampilkan desain yang berbeda dari Galaxy S24 Ultra. Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah sudut-sudut yang lebih membulat dan bingkai bodi yang datar, memberikan kesan modern dan elegan.
Galaxy S25 Ultra tersedia dalam tiga pilihan kapasitas memori internal. Menariknya, semua model untuk tahun ini dilengkapi dengan RAM 12GB, yang tentunya akan meningkatkan performa multitasking dan kecepatan aplikasi.
Dari segi dapur pacu, smartphone terbaru dari Samsung ini ditenagai oleh Snapdragon 8 Elite for Galaxy. Chipset ini dikenal sebagai salah satu yang paling kuat dalam sejarah Galaxy S Series, menjanjikan kinerja yang sangat baik untuk berbagai kebutuhan pengguna.
Selain itu, Samsung Galaxy S25 Ultra juga dibangun dengan material titanium yang kuat, serta dilindungi oleh Corning Gorilla Armor 2. Material baru ini menawarkan ketahanan yang lebih baik dibandingkan kaca biasa, sehingga meningkatkan daya tahan perangkat.