Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hati-Hati Rekening Bobol, 2 Perangkat di Handphone ini Tak Boleh Aktif Saat Transaksi M-Banking

Hati-Hati Rekening Bobol, 2 Perangkat di Handphone ini Tak Boleh Aktif Saat Transaksi M-Banking

Hati-Hati Rekening Bobol, 2 Perangkat di Handphone ini Tak Boleh Aktif Saat Transaksi M-Banking

Semakin banyak masyarakat yang menjadi korban pembobolan rekening.

Kemajuan teknologi saat ini memberi kemudahan bagi masyarakat untuk beraktivitas, salah satunya saat berbelanja.

Hati-Hati Rekening Bobol, 2 Perangkat di Handphone ini Tak Boleh Aktif Saat Transaksi M-Banking

Masyarakat bisa bertransaksi tak hanya dengan uang tunai, namun juga bisa menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) atau kartu debit.

Hati-Hati Rekening Bobol, 2 Perangkat di Handphone ini Tak Boleh Aktif Saat Transaksi M-Banking

Selain itu, berkembangnya e-commerce di Indonesia juga memudahkan masyarakat dalam membeli berbagai kebutuhan hanya dengan menggunakan handphone. Mulai dari pakaian, barang elektronik, hingga bahan pangan.

Meski begitu, kemudahan-kemudahan itu tentu tidak akan terlepas dari risiko.

Maraknya pembobolan rekening saat ini membuat masyarakat harus lebih berhati-hati saat bertransaksi, baik transaksi debit maupun lewat mobile banking.

Meski begitu, kemudahan-kemudahan itu tentu tidak akan terlepas dari risiko.

Tanpa disadari, perangkat yang ada di handphone bisa menjadi cara para hacker membobol rekening korbannya.

Berikut 2 perangkat di handphone yang tidak boleh dinyalakan saat bertransaksi lewat mobile banking, dilansir berbagai sumber.

1. Bluetooth

1. Bluetooth

Masyarakat sebaiknya membiasakan diri untuk mematikan bluetooth setelah selesai digunakan.

Salah satu bahaya menyalakan bluetooth di tempat umum adalah serangan BlueBorne, yakni jenis serangan siber yang memanfaatkan kerentanan pada konektivitas Bluetooth. Dalam serangan ini, penyerang dapat mengakses perangkat Bluetooth yang rentan. Jika sudah diakses, oknum nakal bisa mencuri data pribadi, mengirimkan malware, atau bahkan mengambil alih kontrol perangkat.

Selain itu, juga ada bahaya serangan pairing palsu, di mana serangan jenis ini melibatkan penyerang yang berusaha memasangkan perangkat mereka dengan perangkat Anda tanpa sepengetahuan Anda. Setelah berhasil memasangkan perangkat mereka dengan perangkat Anda, penyerang dapat melakukan beberapa hal. Mulai dari mengirim pesan berbahaya, memantau aktivitas Anda, hingga mendapatkan akses ke data pribadi Anda.

2. WiFi

2. WiFi

Menggunakan WiFi gratis di tempat umum sudah menjadi hal lumrah. Padahal, ini juga bisa menjadi jalan bagi para oknum untuk meretas data melalui WiFi.

Para hacker meniru nama jaringan WiFi publik yang sudah ada dan tanpa keamanan kata sandi (password). Biasanya penjahat menggunakan USB kecil yang memancarkan WiFi tiruan.

Hati-Hati Rekening Bobol, 2 Perangkat di Handphone ini Tak Boleh Aktif Saat Transaksi M-Banking
Hati-Hati Rekening Bobol, 2 Perangkat di Handphone ini Tak Boleh Aktif Saat Transaksi M-Banking

Begitu korban mengkoneksikan WiFi gratisan dengan ponsel atau laptop, hacker bisa dengan mudah mengambil data dari korban. Salah satunya transaksi perbankan, data dan passwordnya bisa dicuri dan diambil alih.

Bayar Tiket Kereta Cepat Whoosh dan Cari Rumah Kini Bisa Lewat BTN Mobile, Begini Caranya
Bayar Tiket Kereta Cepat Whoosh dan Cari Rumah Kini Bisa Lewat BTN Mobile, Begini Caranya

Bank BTN terus melakukan pengembangan digital yang memberikan kemudahan dan keamanan bertransaksi bagi para nasabah.

Baca Selengkapnya
Buka Tabungan Berjangka di KB Bukopin Kini Bisa Lewat Aplikasi, Begini Caranya
Buka Tabungan Berjangka di KB Bukopin Kini Bisa Lewat Aplikasi, Begini Caranya

Nasabah kini bisa mengaktifkan kembali ke rekening yang tidak aktif sebelumnya.

Baca Selengkapnya
Heboh Aplikasi Mobile Banking Terkena Virus, BCA: Jangan Klik Apapun
Heboh Aplikasi Mobile Banking Terkena Virus, BCA: Jangan Klik Apapun

Bank BCA meminta nasabah berhati-hati terkait kabar yang beredar di media sosial mengenai tampilan pop up peringatan virus di aplikasi BCA mobile.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Pemuda Asal OKI Kuras Tabungan Rp2,3 M Modus Kirim APK Surat Tilang, Uang Habis Buat Judi Slot
Pemuda Asal OKI Kuras Tabungan Rp2,3 M Modus Kirim APK Surat Tilang, Uang Habis Buat Judi Slot

pelaku meretas email dan mobile banking menggunakan username yang ada di alamat email korban. Tabungan korban mulai berpindah ke rekening pelaku.

Baca Selengkapnya
Pengguna BTN Mobile Naik Hingga 78 Persen, Intip Kecanggihannya
Pengguna BTN Mobile Naik Hingga 78 Persen, Intip Kecanggihannya

Jumlah transaksi nasabah menggunakan BTN Mobile juga meningkat lebih dari 60 persen pada semester tahun 2023.

Baca Selengkapnya
Buka Tabungan dan Ajukan Pinjaman di KB Bukopin Kini Bisa Lewat Aplikasi, Begini Caranya
Buka Tabungan dan Ajukan Pinjaman di KB Bukopin Kini Bisa Lewat Aplikasi, Begini Caranya

Nasabah dapat menggunakan aplikasi ‘KBstar’ tanpa perlu datang langsung ke kantor cabang KB Bukopin.

Baca Selengkapnya
Bank BCA Bakal Tutup Rekening Saldo Nol Rupiah, Ini Ketentuannya
Bank BCA Bakal Tutup Rekening Saldo Nol Rupiah, Ini Ketentuannya

Jika nasabah tidak ingin terjadi penutupan secara otomatis pada rekening nasabah, maka harus melakukan transaksi.

Baca Selengkapnya
Pengguna BRImo Kini Bisa Cek Saldo Lewat Chat Banking
Pengguna BRImo Kini Bisa Cek Saldo Lewat Chat Banking

Kemudahan layanan senantiasa menjadi hal utama yang menjadi fokus perbankan.

Baca Selengkapnya
Tabungan Nasabah Hilang Rp1,4 Miliar Setelah Buka Aplikasi Undangan Pernikahan
Tabungan Nasabah Hilang Rp1,4 Miliar Setelah Buka Aplikasi Undangan Pernikahan

Nasabah di Jawa Timur kehilangan saldo rekening hingga Rp1,4 miliar, setelah membuka sebuah undangan pernikahan berformat APK di whatsapp

Baca Selengkapnya