Google Siapkan Fitur Baru, Berbagi Kontak di Android Lewat Bluetooth
Google telah menciptakan fitur baru di Android yang memungkinkan pengguna untuk berbagi kontak hanya dengan menyentuh dua perangkat ponsel.
Google sedang merancang fitur baru untuk berbagi kontak di perangkat Android yang memungkinkan pengguna melakukannya hanya dengan menyentuh dua ponsel, mirip dengan fitur NameDrop milik Apple.
Penemuan awal mengenai fitur ini terungkap dari analisis APK teardown yang dilakukan oleh Android Authority pada Google Play Services.
Menurut laporan dari Digital Tren pada Rabu (19/11/2025), Android Authority menemukan adanya referensi mengenai sistem bernama "Contact Gesture Exchange" dalam kode Play Services.
Rangkaian animasi yang ditampilkan menunjukkan ponsel yang saling mendekat untuk berbagi informasi kontak seperti nama, nomor telepon, atau alamat email.
Fitur ini tampaknya berkaitan dengan Close Share, yang menunjukkan kemungkinan penggunaan teknologi Bluetooth atau ultra-wideband untuk memastikan keamanan autentikasi gerakan.
Meskipun aplikasi ini masih dalam tahap pengembangan, sudah terlihat bahwa dasar untuk pertukaran kontak yang mudah sedang dikerjakan.
Jika fitur ini berhasil diluncurkan secara luas melalui infrastruktur Play Services, hal ini dapat membuat Android setara dengan iOS.
Selain itu, hal ini juga membuka peluang bagi produsen perangkat dan pengembang aplikasi untuk memanfaatkan fitur baru ini.
Di samping itu, opsi berbagi yang terbatas, seperti hanya berbagi foto, email, atau tanpa memberikan informasi pribadi, dianggap dapat meningkatkan aspek privasi pengguna.
Gestur Kontak Permudah Proses Pertukaran Informasi
Ketika fitur Contact Gesture Exchange diluncurkan, pengguna Android akan merasakan berbagai kemudahan yang ditawarkan. Beberapa keuntungan dari fitur ini antara lain:
- Proses pertukaran informasi menjadi lebih cepat tanpa perlu mengetik atau membuka banyak menu.
- Pengguna memiliki kontrol lebih besar, dapat memilih informasi yang ingin dibagikan, seperti foto, nomor telepon, atau email, serta dapat menerima detail kontak orang lain tanpa harus memberikan informasi pribadi mereka.
- Fitur ini lebih inklusif karena dapat diakses melalui Play Service, sehingga bisa digunakan di banyak perangkat tanpa harus menunggu pembaruan sistem operasi yang besar.
Dengan demikian, pengguna tidak lagi perlu mengirimkan informasi melalui pesan. Mereka hanya perlu menyentuh dua ponsel untuk melakukan pertukaran data.
Sebelumnya, Android pernah mencoba pendekatan serupa dengan S Beam pada tahun 2012 dan Android Beam yang berbasis NFC, namun Google menghentikan kedua fitur tersebut.
Oleh karena itu, sistem baru yang berbasis gestur ini terasa lebih modern dan merupakan upaya untuk memperbarui konsep lama. Meskipun demikian, Google belum memberikan pernyataan resmi mengenai fitur ini.