Biaya Keamanan Bos Google Sundar Pichai Melejit, Terungkap Alasannya
Angka ini melonjak hampir 22 persen dibanding tahun sebelumnya.
Google menghabiskan lebih dari $8,27 juta atau sekitar Rp132 miliar sepanjang 2024 untuk keamanan CEO Sundar Pichai, menurut dokumen resmi yang diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Angka ini melonjak hampir 22 persen dibanding tahun sebelumnya.
Dalam laporan tersebut, Alphabet, induk perusahaan Google, menyebut pengeluaran itu sebagai langkah "wajar, tepat, dan perlu" untuk menjaga keselamatan Pichai, yang kerap bepergian ke berbagai negara untuk membahas isu-isu teknologi strategis seperti kecerdasan buatan (AI) dengan para pemimpin dunia.
"Pada 2024, pengaturan keamanan Sundar mencakup layanan keamanan rumah, konsultasi keamanan, pemantauan, sopir dan kendaraan, serta keamanan perjalanan pribadi," tulis Alphabet dalam dokumen tersebut dikutip CNBC, Selasa (29/4).
Mereka juga menegaskan bahwa biaya tersebut "bukan merupakan manfaat pribadi" melainkan bagian dari konsekuensi pekerjaannya. Google sendiri menolak memberikan komentar tambahan terkait rincian biaya pengamanan ini.
Peningkatan tajam pengeluaran keamanan untuk Pichai mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas di sektor teknologi, di mana tekanan politik, persaingan pasar, serta ancaman terhadap eksekutif terus meningkat.
Tren ini sejalan dengan lonjakan anggaran keamanan di berbagai perusahaan besar lain dalam indeks S&P 500, pasca insiden tragis yang menimpa CEO UnitedHealth, Brian Thompson, akhir tahun lalu.
Sepanjang 2024, total kompensasi Pichai tercatat sebesar $10,73 juta, naik dari $8,8 juta pada tahun sebelumnya, terutama berkat penghargaan saham tambahan.
Sementara itu, Chief Legal Officer Alphabet, Kent Walker, menerima kompensasi sebesar $30,2 juta, dan CFO baru Anat Ashkenazi mengantongi hampir $50 juta. Di sisi lain, rata-rata kompensasi karyawan penuh waktu di Google juga meningkat 5 persen menjadi $331.894 per tahun.