Pemerintah menyiapkan anggaran untuk Pemilu 2024 sebesar Rp30,4 triliun.
Advertisement
Angka tersebut baru 77 persen dari pagu yang dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yakni Rp30,4 triliun.
"Hingga 2 Desember 2023, anggaran Pemilu telah terealisasi Rp23,4 triliun atau 77,0 persen dari pagu Rp30,4 triliun," kata Sri Mulyani dalam keterangan resminya, Jakarta, Minggu (24/12).
Realisasi anggaran melalui Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mencapai Rp20 triliun. Dana tersebut dimanfaatkan pembentukan Badan Ad hoc; penetapan jumlah kursi dan penetapan daerah pemilihan; pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih; masa kampanye Pemilu; serta pengelolaan, pengadaan, laporan, dan dokumentasi logistik.
Advertisement
Selain itu, dukungan Pemilu juga dilaksanakan oleh 14 kementerian/lembaga (KL) dengan realisasi anggaran Rp3,4 triliun.
Dana tersebut telah dimanfaatkan untuk pengamanan Pemilu; pengawasan dana penyelenggaraan Pemilu; dan diseminasi informasi, sosialisasi, dan peliputan terkait Pemilu.
Secara nasional, sampai dengan tanggal 21 Desember 2023, realisasi Belanja Negara tercatat mencapai Rp2.769,6 triliun. Angka ini baru 88,3 persen dari pagu APBN sebesar Rp3.061,2 triliun.
Advertisement
Realisasi tersebut terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.998,2 triliun dan Transfer ke Daerah sebesar Rp771,4 triliun. Sehingga masih terdapat sisa pagu sebesar Rp366,3 triliun atau 11,7 persen dari total pagu.
Merdeka.com