Apple Sempat Ditawari Beli Tiktok?
Di antara sejumlah perusahaan dan miliarder di AS yang dilaporkan berminat untuk mengakuisisi TikTok, Apple ternyata tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Nasib TikTok di Amerika Serikat kini berada dalam posisi yang krusial, dengan batas waktu 75 hari yang ditetapkan.
Hal ini disebabkan oleh perintah eksekutif dari Donald Trump yang memberikan kesempatan kepada TikTok untuk menyelesaikan transaksi penjualan bisnisnya di AS agar tetap dapat beroperasi.
Dalam waktu singkat, sejumlah perusahaan dan miliarder di Amerika mulai menunjukkan minat untuk mengakuisisi TikTok.
Isu penjualan TikTok juga menjadi perhatian utama bagi Presiden AS Donald Trump, yang dikabarkan telah melakukan diskusi dengan beberapa perwakilan perusahaan AS mengenai hal ini, termasuk Microsoft.
Di sisi lain, Apple yang merupakan raksasa teknologi asal AS tidak menunjukkan ketertarikan untuk membeli TikTok.
Meskipun dari segi finansial, Apple memiliki kemampuan untuk membeli startup atau perusahaan mana pun, mereka memilih untuk tidak mengambil langkah tersebut.
Sebuah laporan dari Bloomberg yang dikutip oleh Apple Insider pada Kamis (30/1) menyebutkan bahwa jika Apple memutuskan untuk membeli TikTok, mereka harus mengeluarkan dana sekitar USD 60 miliar.
Keputusan Apple untuk tidak mengakuisisi TikTok mencerminkan sikap mereka yang sama ketika tidak membeli Disney, meskipun ada banyak saran dari pakar. Masalah utama bukanlah harga, tetapi pertimbangan strategis lainnya.
Masalah yang dihadapi saat ini berkaitan dengan kebijakan pemerintah dalam mengatur konten yang ditampilkan di platform jejaring sosial.
Perusahaan media sosial seperti X dan Meta, yang mengelola Instagram dan Facebook, cenderung mengikuti arahan pemerintah terkait konten yang diizinkan.
Sementara itu, TikTok telah mengambil langkah untuk membatasi hasil pencarian guna meredakan tekanan dari politisi sayap kanan di Amerika Serikat.
Beberapa pencarian, termasuk yang berkaitan dengan isu aborsi, telah mengalami sensor, sehingga jumlah hasil pencariannya menjadi lebih sedikit di AS.
Jika Apple berkeinginan untuk memiliki platform media sosial, mereka harus beroperasi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Oleh karena itu, apabila penyensoran semacam ini diwajibkan, Apple tidak memiliki pilihan selain mematuhinya.
Namun, jika Apple menerapkan kebijakan sensor, perusahaan tersebut akan menjadi sorotan negatif di mata publik, bukan pemerintah AS. Ini menjadi ironis, mengingat bahwa tindakan sensor tersebut sebenarnya dilakukan berdasarkan perintah pemerintah.
Dampak Tiktok jika Dibeli Apple
Apabila Apple memiliki TikTok, perusahaan tersebut akan menghadapi berbagai tekanan besar meskipun ada tantangan politik atau hukum yang dihadapi platform tersebut.
TikTok memerlukan moderasi yang intensif, dan biaya yang diperlukan untuk itu cukup signifikan. Hal ini juga menjadi alasan mengapa Meta memutuskan untuk menghentikan semua moderasi konten.
Meskipun keputusan tersebut mungkin terkesan sebagai upaya untuk menyenangkan pemerintahan AS yang baru, sebenarnya ada penghematan biaya yang besar ketika platform media sosial tidak menerapkan moderasi konten.
Di sisi lain, Apple telah mengurangi jumlah akuisisi perusahaan dalam beberapa tahun terakhir. Akuisisi terbesar yang pernah dilakukan Apple adalah Beats, yang menghabiskan dana sebesar USD 3 miliar.
Dengan langkah-langkah ini, Apple tampaknya lebih berhati-hati dalam melakukan investasi dan akuisisi di tengah ketidakpastian pasar yang ada saat ini.