Samsung Geser Apple Jadi Raja HP Global Q1 2026
Kesuksesan Samsung dalam meraih posisi teratas dipengaruhi secara signifikan oleh kinerja luar biasa dari seri Galaxy S26 yang diluncurkan pada awal tahun ini.
Peta persaingan di industri ponsel pintar global kembali mengalami dinamika. Setelah kehilangan posisi teratas kepada Apple tahun lalu, Samsung berhasil bangkit dan merebut kembali tahta sebagai pemimpin pasar dunia pada kuartal pertama (Q1) 2026.
Keberhasilan ini didorong oleh performa luar biasa dari seri Galaxy S26 yang diluncurkan di awal tahun.
Mengutip Sam Mobile pada Jumat (1/5/2026), laporan terbaru dari firma riset pasar Omdia menunjukkan bahwa raksasa teknologi asal Korea Selatan ini berhasil mengirimkan sebanyak 65,4 juta unit smartphone ke seluruh dunia.
Capaian ini memberikan Samsung pangsa pasar sebesar 22%, meningkat 8% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Laporan pasar juga mengindikasikan bahwa varian Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra menjadi pendorong utama pengiriman tersebut.
Secara khusus, Galaxy S26 Ultra menjadi model yang paling diminati oleh konsumen meskipun memiliki harga yang paling tinggi.
Di sisi lain, Apple harus menerima kenyataan turun ke posisi kedua, dengan mengirimkan 60,4 juta unit iPhone dan menguasai 20% pangsa pasar global.
Pasar HP di China Makin Ketat
Walaupun Apple kehilangan posisi teratas, kinerja perusahaan tersebut tetap menunjukkan perkembangan yang positif jika dibandingkan dengan kuartal pertama tahun lalu yang hanya memiliki pangsa pasar sebesar 19%.
Di sisi lain, pabrikan smartphone asal China menunjukkan hasil yang cukup berbeda. Xiaomi berhasil meraih posisi ketiga dengan pengiriman sebanyak 33,8 juta unit, yang setara dengan 11% pangsa pasar.
Namun, perusahaan ini harus menghadapi penurunan pengiriman yang cukup signifikan, yaitu sebesar 19% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
OPPO, yang mencakup sub-brand seperti OnePlus dan Realme, berhasil mengamankan posisi keempat dengan total pengiriman mencapai 30,7 juta unit, yang berkontribusi pada 10% pangsa pasar.
Meskipun demikian, mereka juga mengalami penurunan pengiriman sebesar 6% dibandingkan tahun lalu.
Sementara itu, Vivo berada di urutan kelima dengan total pengiriman 21,3 juta unit, yang berarti 7% dari pangsa pasar, dan mengalami penyusutan sebesar 7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Harga Komponen Naik
Pasar smartphone global pada kuartal pertama tahun 2026 menunjukkan pertumbuhan yang sangat kecil, yaitu sebesar 1% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Meskipun pasar tampak stabil di awal tahun, Omdia memberikan peringatan terkait potensi perlambatan yang mungkin terjadi pada paruh kedua tahun 2026.
Para analis memperkirakan adanya kenaikan harga komponen, terutama chip memori, yang diperkirakan akan membebani margin keuntungan para vendor.
Tantangan biaya produksi ini diperkirakan akan terus menghantui profitabilitas industri ponsel pintar setidaknya hingga dua tahun ke depan.