Samsung Pelan-Pelan Ancam iPhone
Perusahaan asal Korea Selatan itu berhasil meningkatkan pengiriman unitnya sebesar 38 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Samsung mencatat lonjakan besar dalam penjualan smartphone Galaxy di pasar Amerika Serikat pada kuartal kedua 2025.
Berdasarkan laporan terbaru, perusahaan asal Korea Selatan itu berhasil meningkatkan pengiriman unitnya sebesar 38 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sebaliknya, Apple justru mengalami penurunan penjualan 11 persen, membuat dominasi iPhone mulai terguncang.
Sepanjang Q2 2025, Samsung mengapalkan 8,3 juta unit ponsel Galaxy di AS, naik tajam dari 6 juta unit pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini mendorong pangsa pasar Samsung di AS menjadi 31 persen, naik signifikan dari 23 persen pada 2024.
Pertumbuhan ini terutama didorong oleh lini Galaxy A-series—bukan flagship seperti Galaxy S atau Galaxy Z. Produk kelas menengah ini dinilai menawarkan kualitas mumpuni dengan harga lebih terjangkau, serta berhasil hadir lebih cepat di pasar melalui strategi distribusi agresif dan promosi yang tepat sasaran.
Sementara itu, Apple masih memimpin dengan 13,3 juta unit iPhone terjual, setara dengan 49 persen pangsa pasar.
Namun angka itu menunjukkan penurunan dari tahun sebelumnya, menandai penurunan performa tahunan sebesar 11 persen. Peluncuran iPhone 17 yang dijadwalkan dalam waktu dekat diharapkan mampu mengembalikan momentum Apple, meski posisi puncaknya mulai terancam.
Di luar dua besar, Motorola mencatat penjualan 3,2 juta unit dan meraih pangsa pasar 12 persen. Google Pixel juga menunjukkan pertumbuhan, dengan penjualan 800.000 unit atau naik 13 persen year-on-year. TCL menyusul di posisi kelima dengan 700.000 unit yang stabil meskipun tanpa lonjakan signifikan.
Secara keseluruhan, pasar smartphone di AS hanya tumbuh 1 persen, dari 26,7 juta unit menjadi 27,1 juta unit. Namun di dalam pasar yang stagnan itu, pergeseran kekuatan sangat terasa.
“Dengan strategi distribusi yang agresif, promosi yang tepat, dan lini produk kelas menengah yang kuat, Samsung berhasil mencuri momentum dari Apple,” ujar salah satu analis pasar dikutip GizChina, Kamis (31/7).
Melihat tren ini, Samsung diprediksi akan terus mendominasi segmen mid-range di AS sepanjang 2026. Meski Apple masih unggul dari segi volume, dinamika pasar menunjukkan bahwa posisi tersebut tidak lagi sepenuhnya aman.