Rahasia Yura Yunita Bisa Mendaki Gunung Merbabu Saat Menstruasi
Yura Yunita menunjukkan bahwa perempuan tetap dapat mendaki Gunung Merbabu meskipun sedang menstruasi.
Bagi banyak perempuan, masa menstruasi sering kali dianggap sebagai kendala dalam beraktivitas. Namun, solois Yura Yunita menunjukkan bahwa anggapan tersebut tidak berlaku bagi dirinya.
Yura tetap melanjutkan pendakian ke Gunung Merbabu meskipun sedang mengalami menstruasi. "Yang perempuan pasti tahu rasanya, kalau lagi red days ada perasaan tidak nyaman dan ingin menarik diri," ujar Yura dalam konferensi pers #BeUnstoppable 50 Years Stories for Indonesia yang diselenggarakan oleh Betadine pada Selasa, 19 Agustus 2025.
Pada awalnya, Yura merasa ragu untuk naik gunung saat menstruasi karena ketidaktahuannya mengenai kemampuan perempuan untuk tetap aktif bergerak selama periode tersebut.
Namun, pandangannya berubah setelah ia mengikuti forum edukasi dan berdiskusi dengan teman-teman yang juga memiliki hobi hiking.
"Teman-teman saya membangun motivasi, bilang menstruasi bukan halangan untuk tetap aktif bergerak. Itu membuat saya akhirnya memutuskan mendaki Merbabu," tuturnya.
Yura menambahkan, "Momen red days penting. Kita perlu merasa bahwa momen kita didukung dan tetap bisa aktif bergerak."
Wanita yang sedang menstruasi tetap dapat melakukan hiking
Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Instalasi Gawat Darurat dan dokter selebritis media sosial, dr. Gia Pratama Putra. Ia menegaskan bahwa perempuan masih dapat melakukan hiking saat menstruasi, meski terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi.
"Itu PR juga. Red days memang memengaruhi kenyamanan, rasa kram muncul karena hormon. Antiseptik bisa membantu kebersihan, tapi pengaruh hormon tidak bisa diatasi begitu saja," ungkap Gia.
Lebih lanjut, Gia menyatakan, "Boleh hiking kok, tapi perlu tenaga dan otot yang prima. Kalau sudah terlatih, no worries," tambahnya.
Ia juga memberikan perumpamaan yang menarik.
"Jumlah otot kita sama dengan Bang Ade Rai, sekitar enam ratusan. Bedanya, dia melatih semua ototnya. Ayo, latih otot kalian juga. Itu salah satu yang membantu tetap aktif meski menstruasi," ujarnya.
Dengan demikian, penting bagi perempuan untuk tetap menjaga kebugaran agar dapat beraktivitas dengan nyaman meskipun sedang menstruasi.
Menggunakan antiseptik adalah kunci untuk mencapai kenyamanan
Gia menegaskan pentingnya menjaga kenyamanan dan kebersihan area kewanitaan saat melakukan pendakian gunung, yang dapat dicapai dengan menggunakan antiseptik. Ia menjelaskan bahwa antiseptik berfungsi sebagai pertahanan awal untuk mencegah infeksi mikroorganisme sebelum berkembang lebih lanjut.
"Kalau sudah masuk ke pembuluh darah, bukan pakai antiseptik lagi. Pakainya apa? Antibiotik, karena mulai bikin demam," katanya. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya konsekuensi jika infeksi tidak ditangani dengan baik.
Yura, yang merupakan istri Donne Maula, juga menambahkan bahwa ia selalu membawa perlengkapan kebersihan dan antiseptik dalam aktivitas sehari-harinya. Menurutnya, menjaga kebersihan adalah aspek penting dari gaya hidup sehat, terutama bagi perempuan.
Antiseptik memiliki peranan krusial dalam mencegah kuman, virus, dan bakteri yang dapat masuk ke tubuh melalui luka terbuka.
"Apalagi kita aktif banget, terus diam. Jadi tergores, terluka jadi aku selalu bawa betadine (antiseptik)," ujarnya. Dengan demikian, kesadaran akan kebersihan sangat diperlukan, terutama dalam kondisi yang rentan seperti saat mendaki.
Tanpa penggunaan antiseptik, virus, bakteri, dan jamur dapat mengancam
Menurut Gia, kulit serta area lembab pada tubuh dapat berfungsi sebagai pintu masuk bagi bakteri, virus, dan jamur yang dapat menginfeksi tubuh. Oleh karena itu, Gia menekankan pentingnya langkah pencegahan infeksi melalui penggunaan antiseptik.
"Bentuk antiseptik macem-macem, kan? Ada yang salep, ada yang cair, ada yang kumur. Itu semua antiseptik," ujarnya.
Gia juga menjelaskan bahwa ketika kulit tidak mampu mencegah masuknya bakteri, tubuh akan merespons dengan meningkatkan suhu, yang mengakibatkan demam.
"Jadi, kalau demam hari pertama, jangan langsung minum penurun demam. Kompres-kompres aja dulu. Minum air putih aja yang banyak dulu, gitu. Baru nanti kalau tiga hari --- nggak boleh ya demam tiga hari," pungkasnya.