Kenali 10 Gejala Gangguan Kepribadian Narsistik dan Risikonya
Gangguan kepribadian narsistik, yang dikenal sebagai Narcissistic Personality Disorder (NPD), memiliki sepuluh gejala yang dapat dikenali.
Gangguan Kepribadian Narsistik atau NPD merupakan salah satu bentuk gangguan mental yang memengaruhi cara individu membangun harga diri, mengidentifikasi diri, serta berinteraksi dengan lingkungan sosial.
Menurut Psikolog RS EMC Grha Kedoya, Helena Kristina Leman, S.Psi., M.Psi., Psikolog, terdapat 10 gejala yang dapat mengindikasikan adanya gangguan kepribadian narsistik.
Salah satu ciri yang paling mencolok adalah Selalu Ingin Diistimewakan. Penderita NPD umumnya memiliki pandangan bahwa dirinya lebih unggul dibandingkan orang lain dan mengharapkan perlakuan khusus dari orang-orang di sekitarnya.
Selalu Ingin Dipuji juga menjadi karakteristik penting bagi mereka yang mengalami NPD. Individu dengan gangguan ini sering kali menganggap pujian sebagai kebutuhan yang mendasar.
Mereka cenderung memamerkan prestasi atau keunggulan secara berlebihan untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain. Selain itu, Selalu Merasa Benar menjadi sikap yang umum; mereka sangat peka terhadap kritik. Hal ini terjadi karena di dalam diri mereka sering kali terdapat kecemasan yang mendalam serta perasaan hampa dan keraguan.
Sikap Manipulatif juga sering terlihat pada orang dengan NPD. Mereka tidak segan menggunakan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan pribadi, termasuk dengan mengontrol atau memanipulasi orang lain.
Selanjutnya, Suka Memanfaatkan Orang menjadi salah satu ciri khas, di mana individu dengan NPD cenderung menjalin hubungan yang didasarkan pada keuntungan yang bisa diperoleh, seperti status, uang, atau koneksi.
Sering Ribut dengan Teman
Individu yang mengalami NPD atau gangguan kepribadian narsistik sering kali terlibat dalam perselisihan dengan teman atau pasangan mereka.
Hal ini disebabkan oleh sifat mereka yang posesif, cepat tersinggung, dan keinginan untuk selalu menjadi pusat perhatian.
Bertopeng Percaya Diri Orang yang memiliki NPD atau gangguan kepribadian narsistik cenderung terlihat percaya diri dan dominan. Namun, di balik penampilan tersebut, mereka sebenarnya menyembunyikan keraguan dan harga diri yang sangat rapuh.
Kurang Memiliki Empati Individu dengan NPD umumnya mengalami kesulitan dalam memahami atau memperhatikan perasaan orang lain. Akibatnya, hubungan mereka dengan orang lain sering kali mengalami masalah yang signifikan.
Merasa Lebih Unggul Mereka yang menderita NPD menunjukkan perilaku yang mencerminkan rasa superioritas, sering merendahkan orang lain, dan hanya menjalin hubungan dengan individu yang dianggap setara dalam hal sosial atau intelektual.
Perasaan Iri Orang dengan NPD sering kali menampilkan rasa iri terhadap keberhasilan orang lain, sambil meyakini bahwa mereka juga menjadi objek kecemburuan dari orang lain.
Apa pengaruh NPD terhadap kehidupan?
Gangguan kepribadian narsistik (NPD) dapat memberikan pengaruh yang besar terhadap berbagai aspek kehidupan, baik bagi penderitanya maupun orang-orang di sekitarnya.
Jika tidak ditangani dengan baik, gangguan ini dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti:
- Kesulitan dalam membangun dan mempertahankan relasi sosial.
- Terjadinya konflik yang berulang di lingkungan kerja atau dalam keluarga.
- Isolasi sosial yang disebabkan oleh perilaku yang sulit dipahami oleh orang lain.
- Potensi munculnya gangguan psikologis tambahan, seperti kecemasan dan depresi.
"Dampak-dampak ini dapat menurunkan kualitas hidup secara signifikan. Maka, konsultasi dan penanganan oleh ahli kesehatan mental diperlukan untuk memastikan diagnosis dan perawatan yang sesuai," ungkap Helena, mengutip laman EMC, Senin (1/9).