Kapan Kepribadian dan Temperamen Bayi Mulai Muncul? Ini Faktanya!
Ketahui kapan kepribadian dan temperamen bayi mulai muncul. Ternyata, temperamen sudah terlihat sejak lahir, lho! Simak selengkapnya di sini.
Sebagai orang tua baru, tentu penasaran, kapan sih kepribadian dan temperamen bayi mulai muncul? Apakah sejak lahir atau ada tahapan tertentu? Jawabannya, kepribadian dan temperamen bayi mulai muncul sejak lahir, meski perkembangannya bertahap dan kompleks. Temperamen adalah fondasi awal, sementara kepribadian terbentuk seiring waktu karena pengaruh lingkungan.
Temperamen merupakan kumpulan sifat genetik yang memengaruhi cara bayi beradaptasi dan belajar. Hal ini sudah terlihat sejak bayi lahir. Bayi menunjukkan perbedaan dalam tangisan, respons terhadap rangsangan, dan pola tidur. Ada bayi yang mudah ditenangkan, ada pula yang lebih sensitif dan mudah rewel. Ini adalah manifestasi awal dari temperamen mereka.
Sementara itu, kepribadian lebih luas dari temperamen. Kepribadian meliputi totalitas respons emosional, sikap, dan perilaku individu. Meski beberapa ciri kepribadian bisa terlihat sejak bayi, kepribadian yang sebenarnya baru mulai terbentuk dan berkembang signifikan menjelang masa remaja. Pengalaman dan interaksi dengan lingkungan berperan besar dalam membentuk kepribadian.
Perbedaan Temperamen dan Kepribadian pada Bayi
Banyak orang menggunakan kata temperamen dan kepribadian secara bergantian. Padahal, keduanya tidak sepenuhnya sama. Natasha Beck, MPH, PsyD, seorang psikolog klinis di Los Angeles, menjelaskan perbedaan keduanya. "Temperamen diwariskan, sedangkan kepribadian berkembang seiring waktu dan dipengaruhi faktor lingkungan," katanya.
Temperamen mengacu pada perbedaan individu yang membentuk reaksi kita terhadap berbagai peristiwa di lingkungan. Ini juga memengaruhi bagaimana kita merasakan lingkungan. Dengan kata lain, temperamen adalah bagaimana anak merespons situasi yang berbeda. Seberapa mudah mereka frustrasi, bagaimana mereka memproses emosi tersebut, dan bagaimana mereka menenangkan diri.
Faktanya, temperamen hanyalah satu bagian dari kepribadian seseorang. "Temperamen dan lingkungan membantu membentuk kepribadian anak. Ini termasuk keterlibatan orang tua, saudara kandung, teman sebaya, budaya, pengayaan, dan bahkan diet," tambah Beck.
Kapan Kepribadian Anak Mulai Terlihat Lebih Jelas?
Vanessa Lapointe, PhD, seorang psikolog anak terdaftar dan penulis buku "Parenting Right from the Start", mengatakan bahwa orang tua biasanya dapat merasakan temperamen anak sejak lahir. "Kebanyakan orang tua secara retrospektif dapat mengatakan 'dia memang sudah seperti itu sejak lahir,'" ujarnya.
Jika bayi memiliki temperamen yang lebih sensitif, mereka mungkin lebih sering menangis. Mereka juga mungkin mengalami kesulitan tidur dan refleks kejut mereka mungkin sering muncul. Ini memberi tahu Anda bahwa mereka merasakan dunia baru mereka dengan sangat intens. Di sisi lain, jika anak Anda memiliki temperamen yang mudah bergaul, mereka mungkin tidur dan makan dengan baik. Mereka umumnya merespons kehidupan di luar rahim seolah-olah ini semua sudah biasa bagi mereka.
Namun, Anda mungkin akan mulai melihat kepribadian bayi dalam warna yang lebih penuh saat anak Anda menjadi lebih aktif bergerak. Misalnya, saat merangkak dan akhirnya berjalan. Anda akan melihat mereka lebih mandiri menunjukkan preferensi untuk segala hal. Mulai dari jenis lingkungan yang mereka sukai hingga orang-orang yang ingin berada di dekat mereka.
Usia 2 Tahun, Tahap Penting Perkembangan Kepribadian Anak
Keinginan untuk mandiri cenderung muncul saat anak-anak berusia 2 tahun. Lapointe mencontohkan, pada usia 2 tahun, Anda dapat melihat anak Anda yang sensitif tampak menghindar, bereaksi terhadap, atau marah atau agresif terhadap orang-orang yang memasuki ruang mereka. Kadang-kadang radius kehidupan juga meningkat untuk anak-anak pada usia ini. Jadi ada pengalaman baru seperti prasekolah untuk beradaptasi.
Seiring bertambahnya hal baru, cadangan koping anak yang sensitif menjadi habis. Kesulitan perilaku dan tidur dapat meningkat, dan kehidupan secara umum dapat mulai terasa sulit. Pada usia ini, anak mulai menunjukkan pola perilaku dan sikap yang lebih konsisten. Namun, perkembangan ini berlanjut hingga dewasa.
Singkatnya, dasar-dasar temperamen sudah ada sejak lahir. Kepribadian yang utuh dan kompleks terbentuk secara bertahap sepanjang masa kanak-kanak dan remaja. Hal ini dipengaruhi oleh interaksi antara temperamen bawaan dan pengalaman hidup.
Bagaimana Orang Tua Dapat Membantu Perkembangan Kepribadian Anak?
Ada banyak perdebatan tentang apakah alam atau pengasuhan lebih penting dalam membentuk kepribadian anak. Namun, para ahli mengatakan bahwa keduanya memainkan peran kunci. Lapointe menjelaskan bahwa alam memiliki pengaruh yang kuat. Semakin banyak kita melihat melalui ilmu perkembangan anak bahwa pengasuhan sangat signifikan.
Neuroplastisitas adalah keterbukaan otak terhadap pengaruh eksternal. Ini hidup dan sehat dalam diri kita semua, terutama anak-anak. Itu berarti bahwa respons orang tua dapat memiliki dampak yang signifikan pada kabel otak. Dengan demikian, ekspresi dari temperamen yang lebih bawaan dapat dipengaruhi.
Kuncinya adalah responsif terhadap anak Anda. Tangkap isyarat anak Anda dan respons dengan apa yang mereka butuhkan. Jika Anda memiliki anak yang intens dan sensitif, maka menjadi responsif berarti Anda tahu kapan mereka menjadi terlalu terstimulasi, kewalahan, dan gagal. Anda bergerak untuk mengurusnya. Ini disebut sebagai 'melayani dan mengembalikan'—anak Anda 'melayani' dan Anda, orang tua yang cakap, responsif, dan empatik 'mengembalikan'.
Hubungan timbal balik antara orang tua dan anak ini memberikan setiap anak kesempatan terbaik untuk tumbuh menjadi versi diri mereka yang paling spektakuler. "Respons orang tua dapat memiliki dampak yang signifikan pada kabel otak dan dengan demikian 'ekspresi' dari temperamen yang lebih bawaan," kata Lapointe.