Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Maluku secara aktif menyelenggarakan program edukasi pengasuhan kepada para wali murid pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kota Ambon. Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat pola asuh anak sejak usia dini, sebuah langkah fundamental dalam pembentukan karakter. Kegiatan ini menjadi upaya strategis untuk menciptakan generasi masa depan yang tangguh dan berkualitas.
Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, menegaskan bahwa penguatan pola asuh anak merupakan kunci utama. Hal ini sangat penting untuk membangun generasi yang tidak hanya sehat dan cerdas, tetapi juga memiliki kualitas unggul. Usia dini secara universal diakui sebagai periode emas yang sangat menentukan bagi tumbuh kembang anak.
Pada fase krusial ini, setiap anak membutuhkan stimulasi yang tepat dan lingkungan yang aman serta mendukung. Peran aktif orang tua sebagai pendidik pertama dan utama di dalam keluarga menjadi sangat vital. Edukasi ini diharapkan dapat membekali para orang tua dengan pengetahuan serta keterampilan yang memadai dalam mendampingi anak-anak mereka.
Advertisement
Advertisement
Membangun Fondasi Generasi Maluku Melalui Pola Asuh Positif
Kegiatan edukasi yang berharga ini dikemas secara menarik dalam Kelas Parenting Tamasya Darling. Tema sentral yang diangkat adalah "Peran Orang Tua dalam Tumbuh Kembang Anak", menyoroti tanggung jawab besar orang tua. Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara BKKBN Maluku dengan Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura.
Materi edukasi pengasuhan yang diberikan sangat komprehensif, meliputi pemahaman mendalam tentang tahapan tumbuh kembang anak. Selain itu, diajarkan pula pola asuh positif dan teknik komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Pentingnya pemenuhan gizi seimbang, curahan kasih sayang, serta perlindungan yang memadai juga ditekankan dalam membentuk karakter anak.
Dr. Mauliwaty Bulo menyampaikan harapannya agar orang tua dapat menjadi pendamping yang tepat dan proaktif bagi anak-anak mereka. Ia menekankan bahwa orang tua tidak seharusnya menyerahkan seluruh proses pendidikan sepenuhnya kepada pihak sekolah semata. Sebaliknya, mereka juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan rumah yang kondusif dan mendukung perkembangan emosional, sosial, dan kognitif anak secara holistik.
Advertisement
Penguatan peran orang tua dalam pengasuhan dianggap sangat krusial karena proses tumbuh kembang anak berlangsung secara berkelanjutan di berbagai lingkungan. Lingkungan tersebut mencakup baik di sekolah maupun di rumah. Oleh karena itu, keterlibatan aktif dan konsisten dari orang tua sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak secara keseluruhan.
Advertisement
Peran Psikolog dalam Edukasi dan Harapan BKKBN Maluku
Dalam kelas pengasuhan yang informatif ini, BKKBN Maluku menghadirkan psikolog terkemuka, Novi Ernilawati, sebagai narasumber utama. Novi Ernilawati memberikan materi yang sangat relevan mengenai pendampingan anak sesuai tahapan perkembangannya yang unik. Ia juga membahas strategi efektif dalam pengelolaan emosi anak, yang seringkali menjadi tantangan bagi orang tua.
Selain itu, sesi ini juga fokus pada cara-cara praktis untuk membangun hubungan yang hangat dan penuh kasih dalam keluarga. Materi ini dirancang untuk memberikan wawasan aplikatif kepada para orang tua. Tujuannya adalah agar mereka dapat menciptakan iklim keluarga yang suportif, harmonis, dan penuh pengertian.
Melalui kegiatan edukasi yang berkelanjutan ini, BKKBN Maluku memiliki harapan yang besar terhadap masyarakat. Para orang tua diharapkan semakin menyadari dan memahami peran vital mereka dalam membentuk keluarga yang sadar, hebat, dan penuh kasih. Ini adalah fondasi esensial bagi lahirnya generasi Maluku yang tidak hanya sehat dan berkualitas, tetapi juga berdaya saing di masa depan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews