Edukasi Keluarga
-
News •BKKBN Sumsel Ajak Ayah Sukseskan Peran Ayah di Hari Pertama SekolahPerwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Selatan mengajak para ayah untuk menyukseskan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Ketahui mengapa Peran Ayah di Hari Pertama Sekolah sangat kr
-
News •BKKBN Maluku Optimalkan Gerakan Ayah Teladan Indonesia, Peran Ayah Kunci SDM UnggulBKKBN Maluku intensifkan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan anak, demi menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
-
News •Pemkab Bangka Tengah Perkuat Pencegahan Stunting Melalui Optimalisasi Posyandu dan EdukasiPemerintah Kabupaten Bangka Tengah mengintensifkan upaya pencegahan stunting dengan mengoptimalkan peran posyandu, puskesmas, dan edukasi gizi, serta menargetkan 12 lokasi prioritas untuk intervensi yang terkoordinasi.
-
News •ACFFEST 2026 dan Ruang Nonton Perkuat Edukasi Antikorupsi Keluarga Lewat Film InteraktifFestival film antikorupsi ACFFEST 2026 berkolaborasi dengan komunitas Ruang Nonton menyelenggarakan edukasi antikorupsi keluarga di Jakarta Selatan. Inisiatif ini menanamkan nilai integritas sejak dini melalui film dan diskusi interaktif, memperkuat kesad
-
News •Penguatan Posyandu Sigi: Strategi Pemkab Tekan Stunting dan Kemiskinan EkstremPemerintah Kabupaten Sigi memperkuat peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai ujung tombak layanan sosial terpadu untuk menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem di daerah tersebut. Penguatan Posyandu Sigi ini menjadi kunci intervensi yang tepat
-
News •Penguatan Delapan Fungsi Keluarga Jadi Kunci Utama Cegah Kekerasan SeksualKementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menegaskan bahwa penguatan delapan fungsi keluarga merupakan benteng utama untuk mencegah kekerasan seksual dan membangun ketahanan keluarga di tengah masyarakat.
-
News •Kebijakan Label Gizi Nutri-level Perkuat Generasi Muda Indonesia Hadapi Penyakit Tidak MenularKebijakan Label Gizi Nutri-level digulirkan sebagai upaya strategis untuk memperkuat generasi muda Indonesia, mencegah penyakit tidak menular, dan mendorong konsumsi yang lebih sehat di tengah masyarakat.
-
News •Pemprov NTB Sambut Batas Usia Pengguna Meta 16 Tahun, Perkuat Perlindungan Anak DigitalPemerintah Provinsi NTB menyambut baik kebijakan batas usia pengguna Meta menjadi minimal 16 tahun, menegaskan komitmen perlindungan anak di ruang digital dan membangun ekosistem yang lebih sehat.
-
News •Gencarkan Pencegahan Stunting Tapin, Ribuan Telur Dibagikan untuk Perbaikan Gizi AnakKabupaten Tapin gencar lakukan Pencegahan Stunting Tapin dengan membagikan ribuan butir telur kepada anak terindikasi stunting, disertai edukasi gizi untuk keluarga demi masa depan generasi.
-
News •Pemprov DKI Hadirkan Layanan Keluarga Terpadu: Edukasi dan Konsultasi untuk Warga JakartaPemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen meluncurkan layanan keluarga terpadu, sebuah inisiatif "One Stop Family Service" untuk memberikan edukasi serta konsultasi komprehensif bagi seluruh warga Ibu Kota.
-
News •Pentingnya Mendidik Anak dari Pelecehan Seksual Melalui Pendekatan InteraktifPsikolog menekankan pentingnya mendidik anak dari pelecehan seksual melalui metode interaktif dan permainan di rumah, agar anak dapat melindungi diri dan memahami batasan tubuhnya.
-
News •BKKBN Sumsel Edukasi Pentingnya Pengasuhan 1.000 Hari Pertama untuk Cegah StuntingBKKBN Provinsi Sumatera Selatan gencar mengedukasi masyarakat mengenai metode pengasuhan 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) guna mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
-
News •Peran Ayah dalam Keluarga Diperkuat: KemenPPPA Ajak Ayah Berolahraga Bersama AnakWakil Menteri KemenPPPA Ratu Isyana Bagoes Oka menekankan pentingnya peran ayah dalam keluarga melalui kegiatan olahraga untuk membangun ikatan dan generasi berkualitas.
-
News •Pemkot Denpasar Gencarkan Pembagian BKB Kit Stunting untuk Pola Asuh 1.000 HPKPemerintah Kota Denpasar aktif membagikan BKB Kit Stunting guna mendukung pola asuh yang benar pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan menekan angka stunting di wilayahnya.
-
News •Legislator DKI: Pembatasan Gim Daring Reaktif, Soroti Tanggung Jawab Orang Tua atas Kenakalan AnakSekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta menilai pembatasan gim daring adalah respons reaktif. Ia menekankan pentingnya Tanggung Jawab Orang Tua dalam mengawasi anak-anak di era digital.
-
News •Fakta Mengejutkan: 20% Perempuan di Babel Menikah di Bawah 19 Tahun, BKKBN Intensifkan Edukasi Tekan Pernikahan AnakAngka **pernikahan anak** di Bangka Belitung masih tinggi, mencapai 20,10% perempuan menikah di bawah 19 tahun. BKKBN Babel gencar edukasi untuk menekan dampak buruknya.
-
News •Tahukah Anda, BKKBN Gandeng Tokoh Agama Tekan Angka Pernikahan Dini di Indonesia?BKKBN menggandeng tokoh agama dan masyarakat untuk menekan angka pernikahan dini di Indonesia, mengingat risiko kesehatan dan sosial yang mengintai, serta target usia ideal pernikahan.
-
News •Tahukah Anda? Konseling Pra Nikah Penting untuk Bangun Keluarga Berkualitas, Kata KemendukbanggaKemendukbangga/BKKBN menekankan pentingnya Konseling Pra Nikah untuk menciptakan keluarga berkualitas. Pahami risiko dan siapkan diri sebelum berumah tangga.