Doa Mujarab dari Rasulullah agar Terhindar dari Penyakit Berbahaya
Penting untuk mengamalkan doa sebagai salah satu cara untuk menjaga kesehatan dan terhindar dari penyakit.
Sering kali, seseorang mengalami masalah kesehatan saat musim pancaroba, yaitu saat transisi dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya. Pada musim hujan, berbagai penyakit sering kali menyerang, dan salah satu yang paling mengkhawatirkan adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit DBD tidak boleh dianggap sepele, karena dapat menyebabkan kerusakan serius pada organ-organ vital seperti hati, jantung, dan paru-paru.
Selain melakukan upaya fisik seperti menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyakit, ada baiknya juga untuk mengamalkan doa yang dapat melindungi kita dari berbagai ancaman kesehatan. Dengan menggabungkan usaha lahiriah dan spiritual, diharapkan kita dapat terhindar dari penyakit yang mengintai di musim hujan ini.
Berdoa dengan Yakin dan Penuh Harapan
Dalam kondisi seperti ini, kita disarankan untuk berdoa kepada Allah sebagai perlindungan dari segala bentuk kejahatan dan keburukan di dunia ini. Sebuah doa yang pernah diajarkan oleh Rasulullah dapat kita panjatkan untuk meminta perlindungan dari wabah dan penyakit yang mengerikan. NU Online menyebutkan bahwa lafaz doa tersebut adalah:
Allhumma inn a'dzu bika minal barashi, wal junni, wal judzmi, wa sayyi'il asqmi.
Artinya, "Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari penyakit lepra, gila, kusta, dan penyakit-penyakit buruk." Doa ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan sanad yang shahih, yang menunjukkan betapa pentingnya memohon perlindungan kepada Allah. Dalam hal ini, terdapat penjelasan lebih lanjut yang menyatakan:
-- -- : -- --
Artinya, "Diriwayatkan kepada kami di kitab Abu Dawud dan An-Nasa'i dengan sanad yang bagus dari Anas--radliyallahu anhu--Nabi Muhammad SAW berdoa, 'Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari lepra, gila, kusta, dan penyakit-penyakit buruk.' (HR Abu Dawud dengan sanad sahih)." Dengan demikian, kita dapat memahami betapa pentingnya doa sebagai sarana untuk meminta perlindungan dari segala hal yang tidak diinginkan.
Berdoalah untuk kesembuhan dari segala penyakit
Dalam Syarah Abu Dawud, Abdul Muhsin Al-Abbad menjelaskan istilah "sayyi'il asqam" atau penyakit-penyakit buruk dalam hadits ini sebagai berbagai jenis penyakit yang dapat merusak penampilan dan membahayakan manusia. Sementara itu, M Syamsul Haqqil Azhim Abadi dalam Kitab Aunul Ma'bud mengartikan "sayyi'il asqam" sebagai wabah penyakit seperti tuberculosis, busung air, dan penyakit lainnya. Abu Abdillah Ar-Rahmani Al-Mubarakfuri dalam Kitab Mir'atul Mafatih Syarh Misykatil Mashabih mengutip pandangan Ibnu Malik yang menyatakan bahwa penyakit buruk adalah penyakit yang membuat orang lain menghindari pengidapnya, sehingga tidak ada manfaat yang bisa diperoleh dari pasien, dan pasien pun tidak mendapatkan manfaat dari orang lain. Dengan adanya penyakit tersebut, pasien tidak dapat melaksanakan kewajiban mereka kepada Allah dan makhluk-Nya. Oleh karena itu, kita disunnahkan untuk berlindung dari penyakit-penyakit ini.
Syekh Abdur Rauf Al-Munawi dalam At-Taysir syarah Al-Jami'is Shaghir menyatakan bahwa Rasulullah berlindung dari semua jenis penyakit tersebut sebagai ungkapan ketergantungan kepada Allah dan sebagai pelajaran bagi umat manusia. Tiga penyakit pertama yang disebutkan, yaitu lepra, gila, dan kusta, termasuk dalam kategori penyakit buruk. Ketiga penyakit ini sangat dibenci oleh masyarakat Arab. Al-Munawi juga menekankan bahwa doa adalah bentuk pengakuan ketergantungan kita kepada Allah. Selain itu, sebagai langkah pencegahan, masyarakat diharapkan untuk mematuhi petunjuk teknis dari tenaga medis dan mengikuti kebijakan pemerintah saat menghadapi situasi darurat virus. Wallahu a'lam.