Mengapa PPHN Penting? Wakil Ketua MPR: Jamin Pembangunan Berkelanjutan Lintas Generasi
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menegaskan PPHN krusial untuk memastikan pembangunan nasional berkelanjutan dan konsisten, menjawab kekhawatiran publik atas arah pembangunan.
Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, baru-baru ini menegaskan pentingnya kehadiran Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) sebagai fondasi utama pembangunan. Pernyataan ini disampaikan untuk memastikan pembangunan nasional dapat berjalan secara berkelanjutan, konsisten, dan selalu berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Eddy Soeparno menyampaikan pandangannya tersebut dalam acara Rakernas Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA). Acara penting ini diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada hari Sabtu, 18 Oktober lalu, dan menjadi forum diskusi strategis.
PPHN hadir sebagai jawaban konkret atas kekhawatiran masyarakat terhadap arah pembangunan yang seringkali terputus di tengah jalan akibat pergantian kepemimpinan. Ini bertujuan untuk menciptakan kesinambungan kebijakan yang lebih terjamin bagi masa depan bangsa.
PPHN sebagai Peta Jalan Pembangunan Nasional
Eddy Soeparno menjelaskan bahwa PPHN akan berfungsi sebagai peta jalan yang menyatukan arah pembangunan lintas periode pemerintahan. "Setiap pemerintahan memiliki visi dan misi yang berbeda-beda. Tanpa pedoman bersama yang mengikat secara konstitusional dan kesinambungan, pembangunan sulit terjamin. PPHN hadir untuk menjadi peta jalan yang menyatukan arah pembangunan lintas periode," ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa negara-negara maju seperti Singapura, Qatar, dan Tiongkok telah memiliki perencanaan jangka panjang yang melampaui satu generasi. Indonesia memerlukan pendekatan serupa agar pembangunan tidak mengalami perubahan arah yang drastis atau bahkan terhenti di tengah jalan, sehingga tujuan nasional bisa tercapai optimal.
Meski demikian, Eddy memastikan bahwa keberadaan PPHN tidak akan mengurangi kewenangan pemerintah dalam menyusun cetak biru pembangunan. Sebaliknya, PPHN justru akan menyediakan kerangka nilai dan arah jangka panjang yang berkesinambungan, memberikan fondasi kuat bagi setiap kebijakan yang akan dibuat.
Integrasi Dimensi Pembangunan dalam PPHN
PPHN diharapkan mampu mengintegrasikan berbagai dimensi krusial dalam pembangunan nasional. Ini mencakup pembangunan manusia dan karakter bangsa, penguatan kelembagaan sosial-politik, serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik. Semua aspek ini akan menjadi bagian tak terpisahkan dari arah kebijakan jangka panjang.
Selain itu, PPHN juga akan fokus pada pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Seluruh elemen ini akan disatukan dalam sebuah arah kebijakan pembangunan jangka panjang yang berkesinambungan, menciptakan sinergi untuk kemajuan bangsa.
- Pembangunan manusia dan karakter bangsa.
- Kelembagaan sosial-politik dan tata kelola pemerintahan.
- Pembangunan ekonomi dan kesejahteraan.
Wakil Ketua MPR RI ini menegaskan komitmen lembaganya untuk bersikap terbuka terhadap berbagai pandangan dan masukan. MPR RI periode 2024–2029 akan secara aktif melibatkan masyarakat sipil, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan dalam perumusan PPHN.
Sebagai bentuk keseriusan, Eddy Soeparno mengungkapkan telah mengadakan pertemuan khusus dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkaya perspektif dan mendapatkan gagasan terbaik dalam merumuskan arah pembangunan nasional yang inklusif dan berkualitas.
Sumber: AntaraNews