Fakta Unik: WN Vietnam Korban Pelemparan Batu Tinggalkan Aceh, Pulang Kampung untuk Pemulihan Kaki Retak
WN Vietnam korban pelemparan batu di Aceh telah meninggalkan Indonesia, pulang kampung untuk pengobatan cedera kaki retak. Kasus ini masih diselidiki, menyisakan misteri di balik insiden penyerangan.
Seorang warga negara (WN) Vietnam bernama Vu Dhin Chu (46) telah meninggalkan wilayah Aceh, Indonesia, untuk kembali ke negara asalnya. Kepulangan ini dikonfirmasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Meulaboh, Aceh Barat, pada Sabtu (11/10).
Vu Dhin Chu, yang merupakan tenaga kerja tambang emas PT Magellanic Garuda Kencana di Aceh Barat, memutuskan pulang untuk menjalani pengobatan lebih lanjut. Ia mengalami cedera serius berupa keretakan tulang kaki setelah menjadi korban insiden pelemparan batu.
Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (4/10) pekan lalu, saat kapal pengeruk emas miliknya diserang di kawasan Desa Gleng, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat. Kepulangan korban pada Jumat (10/10) menjadi langkah penting dalam pemulihan kesehatannya.
Kronologi Insiden Pelemparan Batu di Aceh Barat
Insiden pelemparan batu yang menimpa kapal pengeruk emas PT Magellanic Garuda Kencana terjadi pada Sabtu, 4 Oktober pekan lalu, di Desa Gleng, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat. Akibat serangan ini, Vu Dhin Chu, seorang tenaga kerja asing asal Vietnam, mengalami luka serius.
Korban sempat mendapatkan perawatan medis awal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Namun, karena kondisi lukanya yang parah, terutama keretakan tulang di bagian kaki, ia memilih untuk melanjutkan pengobatan di negara asalnya.
Direktur PT Magellanic Garuda Kencana, Tgk Miswar, membenarkan bahwa WN Vietnam tersebut harus menjalani pengobatan di Vietnam. "Korban Vu Dhin Chu harus menjalani pengobatan di Vietnam karena terdapat keretakan pada tulang kakinya," kata Miswar.
Pihak perusahaan menduga bahwa aksi penyerangan terhadap kapal keruk emas mereka telah direncanakan secara matang. Mereka kini tengah mengumpulkan informasi dan bukti terkait insiden tersebut untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Proses Kepulangan WN Vietnam dan Penyelidikan
Vu Dhin Chu (46) terpantau meninggalkan Aceh, Indonesia, pada Jumat, 10 Oktober 2025, menggunakan pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan AK 420. Penerbangan langsung tersebut membawanya dari Bandar Udara Sultan Iskandar Muda Aceh Besar (BTJ) menuju Bandara Internasional Kuala Lumpur (KUL), sebelum melanjutkan perjalanan ke Vietnam.
Plh Kasi Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Meulaboh, Kharisma Subhan, mewakili Kepala Kantor Imigrasi Jamaluddin, mengonfirmasi keberangkatan tersebut. "Tenaga kerja asing ini sudah keluar dari Indonesia melalui penerbangan langsung dari Bandar Udara Sultan Iskandar Muda Aceh Besar (BTJ) tujuan Bandara Internasional Kuala Lumpur (KUL)," ujarnya.
Tgk Miswar menambahkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi pelaku insiden pelemparan batu. "Kami sudah tahu siapa orangnya, yang jelas pelakunya bukan dari warga sekitar izin usaha pertambangan, pelakunya di luar iup perusahaan," tegas Tgk Miswar.
Meskipun demikian, pihak perusahaan belum dapat memastikan apakah akan menempuh jalur hukum atas peristiwa yang terjadi. Proses pengumpulan bukti dan informasi masih terus berlangsung untuk mempertimbangkan opsi terbaik dalam menanggapi insiden penyerangan ini.
Sumber: AntaraNews