Dekat dengan Jokowi, Prabowo Diprediksi Menang di Pilpres 2024
Prabowo Subianto memiliki potensi menang pada pesta demokrasi mendatang.
Dekat dengan Jokowi, Prabowo Diprediksi Menang di Pilpres 2024
Prabowo Subianto menyatakan siap kembali maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ini merupakan kali kelima Prabowo maju Pilpres, setelah sebelumnya selalu gagal.
Pengamat Politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Moch Mubarok Muharam menyebut Prabowo Subianto sudah mendapatkan dukungan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk maju pada Pilpres 2024. Saat ini, Prabowo menjabat Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Maju.
Mubarok menekankan dengan dukungan dari orang nomor satu di Indonesia itu, Prabowo Subianto memiliki potensi menang pada pesta demokrasi mendatang.
“Dorongan dari Pak Jokowi itu membuat Pak Prabowo Subianto sekarang lebih unggul. Endorse dari Pak Jokowi yang sudah kelihatan itu kan.”
Pengamat Politik Unesa, Moch Mubarok Muharam, ketika dihubungi, Rabu (5/7).
merdeka.com.
Mubarok menjelaskan selain mendapatkan dukungan dari Presiden Jokowi, sosok Prabowo Subianto yang tegas dan humanis juga merupakan daya tarik bagi masyarakat luas untuk memilihnya pada kontestasi demokrasi mendatang.
Selain itu, berbekal jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, membuat Prabowo Subianto memiliki basis massa yang kuat dan juga tetap.
“Karena Pak Prabowo Subianto ini Ketua Umum partai, saya yakin dia punya massa tetap lah, punya captive mass, pemilih yang agak tetap, itu yang membuat Prabowo Subianto sementara ini agak unggul,” ucap Mubarok.
Mempunyai jabatan sebagai Ketua Umum Partai Gerindra dan humanis di masyarakat belakangan ini, ternyata berdampak besar bagi elektabilitas salah satu menteri Presiden Jokowi itu. Hasil itu terbukti dari survei yang dilakukan oleh Indonesia Political Opinion (IPO).
Pada survei IPO yang dilaksanakan 5-13 Juni 2023 itu, Prabowo Subianto berhasil menempati urutan pertama dari skema tiga nama capres yang akan bertanding pada Pilpres 2024.
Prabowo Subianto berhasil mengantongi dukungan sebesar 37,2 persen. Disusul oleh Anies Baswedan yang berhasil meraup suara sebesar 31,5 persen dan Ganjar Pranowo di posisi ketiga dengan total elektabilitas mencapai 26,8 persen.