Bupati Cilacap Optimistis Pembangunan Jasela Bangkit Melalui Sinergi Pusat Daerah Cilacap
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman yakin pembangunan Jawa Tengah bagian selatan akan bangkit. Sinergi Pusat Daerah Cilacap menjadi kunci percepatan pembangunan wilayah ini, terutama infrastruktur dan penguatan ekonomi.
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman menyatakan optimisme terhadap percepatan pembangunan wilayah Jawa Tengah bagian selatan (Jasela). Pernyataan ini disampaikan pada pembukaan Festival Aspirasi Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Cilacap, Senin (9/2). Acara tersebut menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Kehadiran anggota DPR RI dan pejabat pusat dianggap sebagai momentum strategis bagi pemerintah daerah. Hal ini untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi wilayah selatan Jawa Tengah. Sinergi antara pusat dan daerah diyakini akan membawa keberkahan bagi kemajuan daerah.
Pemerintah daerah Cilacap memandang DPR RI sangat berarti karena kebijakan strategis banyak ditentukan di tingkat pusat. Oleh karena itu, Festival Aspirasi ini diharapkan menjadi ruang dialog konkret untuk memperjuangkan percepatan pembangunan Jasela.
Potensi dan Tantangan Geografis Cilacap
Kabupaten Cilacap merupakan bagian dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, meskipun secara geografis berada di ujung selatan provinsi tersebut. Posisi ini justru menjadi keunikan sekaligus potensi yang dapat dikembangkan sebagai penggerak pertumbuhan wilayah selatan. Cilacap juga tercatat sebagai kabupaten terluas di Jawa Tengah dengan luas wilayah sekitar 2.300 kilometer persegi.
Wilayah ini memiliki keberagaman latar belakang budaya, agama, dan sosial masyarakat yang menjadi kekuatan tersendiri. Selain itu, jumlah penduduk Cilacap per Desember 2025 mencapai sekitar 2,07 juta jiwa, menjadikannya terbesar kedua di Jawa Tengah. Jumlah penduduk yang besar ini bisa menjadi kekuatan sumber daya manusia apabila dikelola dengan baik.
Namun, di sisi lain, jumlah penduduk yang besar juga menjadi tantangan bagi pemerintah daerah. Cilacap menghadapi tantangan cukup besar, salah satunya potensi kebencanaan di wilayah pesisir selatan. Ini termasuk ancaman gempa megathrust dan tsunami, sehingga dukungan pembangunan infrastruktur mitigasi bencana dinilai menjadi kebutuhan mendesak.
Dukungan Pusat dan Kondisi Fiskal Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Syamsul juga menyoroti kondisi fiskal daerah yang mengalami penurunan akibat berkurangnya transfer ke daerah. Kabupaten Cilacap mengalami pengurangan dana transfer sekitar Rp400 miliar. Biasanya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Cilacap berada di atas Rp3,5 triliun, namun ke depan diperkirakan sekitar Rp3,5 triliun.
Penurunan ini menjadi perhatian mengingat wilayah Cilacap yang luas dan membutuhkan banyak pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan. Meskipun demikian, Bupati tetap optimistis dengan semangat kemandirian daerah yang didorong pemerintah pusat. Sinergi Pusat Daerah Cilacap diharapkan dapat mengatasi kendala fiskal ini.
Oleh karena itu, Festival Aspirasi BAM DPR RI diharapkan dapat menjadi ruang dialog konkret. Forum ini penting untuk memperjuangkan percepatan pembangunan Jasela, dengan harapan aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat maupun daerah.
Pengembangan Infrastruktur Strategis dan Apresiasi DPR RI
Bupati memaparkan potensi pelabuhan samudera Cilacap yang mampu disandari kapal berkapasitas di atas 40 ribu ton. Pelabuhan ini berpeluang besar untuk dikembangkan sebagai simpul ekspor-impor wilayah selatan Jawa, mengingat hampir semua pelabuhan besar berada di pantai utara. Di wilayah selatan, Cilacap dinilai paling memenuhi syarat untuk pengembangan pelabuhan strategis.
Selain pelabuhan, Bupati juga menyoroti potensi Bandara Tunggul Wulung serta konektivitas jalur kereta api di Kroya. Jalur kereta api di Kroya telah terhubung jalur ganda dan menjadi simpul transportasi penting di wilayah selatan. Pengembangan infrastruktur ini krusial untuk mendukung pertumbuhan ekonomi regional.
Ditemui usai acara, Syamsul mengapresiasi penunjukan Kabupaten Cilacap sebagai tuan rumah kegiatan Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI, yang merupakan lembaga baru di parlemen. Ini merupakan hal positif karena masyarakat maupun pemerintah daerah bisa langsung menyampaikan aspirasi. Aspirasi yang disampaikan, baik kewenangan daerah maupun pusat, akan ditindaklanjuti untuk mempercepat pembangunan.
Sumber: AntaraNews