Jajaki Potensi, BUMD Jawa Tengah dan Lampung Selatan Perkuat Kerja Sama Ekonomi
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Tengah menjajaki potensi kerja sama ekonomi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Peluang ini terbuka lebar mengingat posisi strategis dan kekayaan alam Lampung Selatan sebagai gerbang Sumatera, menarik
Rombongan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Tengah baru-baru ini melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki peluang pengembangan kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan bagi kedua wilayah. Direktur Utama PT Jateng Petro Energi (Perseroda) Dwi Budi Sulistiyana dan Direktur Utama PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Ahmad Fauzie Nur hadir dalam pertemuan penting tersebut.
Audiensi yang berlangsung di Kalianda pada Rabu, 7 Januari 2026, disambut langsung oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama. Pertemuan awal ini menjadi forum penting untuk bertukar informasi serta mengidentifikasi potensi strategis yang dapat dikembangkan bersama. Kedua belah pihak menunjukkan antusiasme tinggi terhadap prospek kolaborasi ke depan.
Inisiatif ini mencerminkan upaya BUMD Jawa Tengah dalam memperluas jangkauan investasi dan pengembangan bisnis di luar provinsi. Lampung Selatan dipandang memiliki daya tarik tersendiri yang berpotensi menjadi mitra strategis. Kerja sama ekonomi BUMD Jawa Tengah dan Lampung Selatan diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Lampung Selatan: Gerbang Sumatera dengan Potensi Melimpah
Direktur Utama PT Jateng Petro Energi (Perseroda), Dwi Budi Sulistiyana, menyatakan kekagumannya terhadap potensi yang dimiliki Lampung Selatan. Ia melihat daerah ini sangat menarik untuk dibicarakan lebih lanjut terkait peluang investasi dan pengembangan bisnis. Kunjungan singkat ini membuka mata rombongan BUMD Jawa Tengah terhadap kekayaan dan keunggulan Lampung Selatan.
Senada dengan Dwi Budi, Direktur Utama PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), Ahmad Fauzie Nur, juga mengungkapkan ketertarikannya. Menurutnya, Lampung Selatan memiliki keunggulan signifikan dari sisi produksi pertanian yang melimpah. Hal ini menjadikannya daerah yang sangat prospektif untuk pengembangan sektor agroindustri.
Selain sektor pertanian, posisi geografis Lampung Selatan sebagai gerbang Sumatera menjadi nilai tambah yang tidak bisa diabaikan. Lokasi strategis ini memudahkan akses logistik dan distribusi, baik untuk produk pertanian maupun industri. Ahmad Fauzie Nur menegaskan bahwa pihaknya terbuka untuk menjajaki berbagai peluang, termasuk pengembangan hilirisasi.
Potensi hilirisasi di sektor pertanian dapat menciptakan nilai tambah yang besar bagi komoditas lokal. Dengan demikian, kerja sama ekonomi BUMD Jawa Tengah dan Lampung Selatan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya alam. Ini juga sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat setempat.
Komitmen Pemerintah Daerah dan Prioritas Pembangunan
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyambut baik kunjungan rombongan BUMD Jawa Tengah tersebut. Ia menganggap audiensi ini sebagai suatu kehormatan bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Komitmen pemerintah daerah untuk membuka ruang komunikasi dan kerja sama sangat ditekankan.
Bupati Radityo menegaskan bahwa setiap penjajakan kerja sama akan selalu berorientasi pada kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menyatakan, "Kami sangat terbuka terhadap berbagai bentuk penjajakan kerja sama, tentu dengan tujuan mendorong kemajuan Kabupaten Lampung Selatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat." Pernyataan ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menarik investasi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan gambaran umum potensi Lampung Selatan secara komprehensif. Potensi ini meliputi sektor pariwisata, pertanian, industri, hingga kekayaan budaya yang beragam. Penjelasan ini memberikan gambaran jelas kepada BUMD Jawa Tengah mengenai peluang investasi yang ada.
Oleh karena itu, Bupati Radityo Egi Pratama menekankan bahwa pengembangan sektor berbasis agro dan pariwisata menjadi salah satu fokus pembangunan daerah ke depan. Prioritas ini sejalan dengan keunggulan komparatif Lampung Selatan. Kerja sama ekonomi BUMD Jawa Tengah dan Lampung Selatan dapat mendukung percepatan realisasi fokus pembangunan tersebut.
Sumber: AntaraNews