Botram Babelan Kembali Hadir di Bekasi, Tawarkan 30 Stan Layanan Publik Gratis untuk 320.000 Warga
Program inovatif Botram Babelan kembali menyapa warga Bekasi, menghadirkan puluhan gerai pelayanan publik prima secara gratis, mendekatkan akses penting bagi masyarakat.
Program inovasi Berkolaborasi Terus Melayani (Botram) kembali hadir di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Inisiatif pemerintah daerah ini bertujuan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat secara langsung.
Kegiatan ini berlangsung pada 28 September, menyasar warga dari dua kelurahan dan tujuh desa di Kecamatan Babelan. Puluhan gerai pelayanan dari berbagai perangkat daerah turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Botram menghadirkan kemudahan akses layanan administrasi kependudukan, kesehatan, hingga sosial. Semua layanan ini diberikan secara gratis, sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat.
Beragam Layanan Publik Prima Tanpa Biaya
Program Botram di Babelan menyediakan sekitar 30 stan pelayanan dari berbagai instansi pemerintah daerah. Warga dapat mengakses berbagai kebutuhan administrasi dan sosial di satu lokasi terpadu. Ini merupakan upaya nyata pemerintah untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi menawarkan layanan lengkap. Mulai dari pembuatan KTP, akte kelahiran dan kematian, akte nikah atau cerai, hingga pembaruan Kartu Keluarga. "Semua layanan ini tidak dipungut biaya," kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Bekasi, Carwinda.
Selain Disdukcapil, layanan kesehatan juga tersedia dari Dinkes, RSUD, dan PMI Kabupaten Bekasi. Badan Pendapatan Daerah hadir untuk layanan pembayaran pajak. Dinas Sosial juga menyediakan layanan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang sangat penting.
Carwinda mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. "Apabila warga sudah tercatat di program data tersebut maka berkesempatan mendapatkan berbagai program bantuan dari pemerintah," tambahnya, menekankan manfaat jangka panjang dari layanan ini.
Dukungan Penuh untuk Warga Babelan yang Padat Penduduk
Camat Babelan, Khoirudin, menyampaikan apresiasinya yang tinggi terhadap pelaksanaan program Botram di wilayahnya. Ia menilai program ini sangat relevan mengingat luas wilayah dan tingginya jumlah penduduk di Babelan. Pelayanan publik dengan skema jemput bola sangat dibutuhkan.
Kecamatan Babelan sendiri terdiri atas dua kelurahan dan tujuh desa, dengan total populasi mencapai 320.000 jiwa. Skala penduduk yang besar ini menjadikan akses terhadap layanan publik menjadi tantangan tersendiri. Botram hadir sebagai solusi efektif.
"Kehadiran Botram ini sangat membantu warga kami dalam mengurus semua keperluan administrasi kependudukan dan keperluan administrasi lain," ujar Khoirudin. Ia menambahkan bahwa program ini secara signifikan mendekatkan layanan yang diperlukan masyarakat.
Inisiatif Botram menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan mendekatkan layanan, diharapkan tidak ada lagi hambatan geografis atau biaya bagi warga untuk mengakses hak-hak sipil mereka.
Sumber: AntaraNews