Waspada Hoaks Pemberian Bantuan Daftar di WhatsApp, Cek Informasi Lengkapnya Agar Tak Terjebak Berikut Ini
Hati-hati terhadap informasi palsu mengenai distribusi bantuan melalui WhatsApp; baca artikel ini untuk mengetahui beberapa contohnya!
Modus penipuan melalui pendaftaran di WhatsApp sering kali beredar di masyarakat. Hoaks ini muncul dengan berbagai tema dan menyebar di media sosial. Apa saja hoaks yang dimaksud? Berikut beberapa contohnya:
1. Cek Fakta: Hoaks Video Mahfud Md Bagikan Dana Bantuan Indonesia dengan Daftar Via WhatsAppTim Cek Fakta Liputan6.com menemukan sebuah video yang mengklaim Mahfud Md membagikan dana bantuan Indonesia melalui pendaftaran di WhatsApp. Video ini mulai beredar sejak awal pekan ini, salah satunya diunggah oleh sebuah akun di Facebook pada 8 Juni 2026. Dalam video tersebut terdapat narasi yang berbunyi: "Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh. Saya ingin menyampaikan kabar gembira lagi untuk masyarakat, bahwa ada rampasan aset dari koruptor sebanyak 10 miliar dan ini nantinya akan dibagikan kepada yang belum mempunyai usaha. Masing-masing akan dibantu sebanyak Rp 100 juta, ini riil dan juga amanah ya, bukan settingan atau hoaks, pasti cair untuk yang mendaftar. Jadi silakan menghubungi langsung WhatsApp saya untuk menerima bantuan karena ini terbatas, jadi siapa cepat akan diproses yang tidak percaya bisa diskip saja, tidak usah dikomentar, karena saya tidak mau berdebat karena bantuan ini untuk yang mau saja. Jangan samakan acara ini dengan acara lainnya saya di sini tanggung jawab pastinya. Mungkin itu saja yang harus saya sampaikan, segera lakukan pendaftaran kalau ada kesalahan mohon maaf. Assalamualaikum." Akun tersebut juga menambahkan narasi: "Sebagai Aspirasi Saya Menyambut Saya Mohammad Mahfud Mengadakan Dana Bantuan Indonesia Dan Menyambut Bapak/Ibuk. Silakan Kirim Nomor whatsapp-nya di kolom komentar dan buruan dapatkan uang Bantuan juta Rupiah Indonesia." Lalu, apakah benar postingan ini? Simak dalam artikel berikut ini...
2. Cek Fakta: Tidak Benar Pendaftaran Token Listrik Gratis Periode April-Mei 2026 Lewat WhatsAppCek Fakta Liputan6.com juga menemukan klaim yang menyatakan bahwa pendaftaran untuk mendapatkan token listrik gratis untuk periode April-Mei 2026 dapat dilakukan melalui WhatsApp. Informasi ini muncul dari sebuah akun Facebook pada 29 Agustus 2026. Klaim tersebut berbunyi: "INFO DARI PT PLN PERSERO INDONESIA AYOK SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA UNTUK MENGCLAIM / MENDAPATKAN TOKEN LISTRIK GRATIS Rp.250.000. JANGAN LEWATKAN KESEMPATAN ANDA HANYA BERLAKU SAMPAI BULAN APRIL - MEI TAHUN 2026 DI DAPATKAN SECARA GRATIS TANPA DI PUNGUT DI BIAYA. DAFTARKAN DIRI ANDA DENGAN MUDAH MELALUI WHATSAPP 0851-5030-3440." Unggahan ini juga menyertakan tautan yang mengarah ke akun WhatsApp. Benarkah klaim ini? Simak dalam artikel berikut ini...
3. Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran Bantuan Dana untuk Umat Kristen dan Gereja Lewat WhatsAppCek Fakta Liputan6.com menemukan klaim mengenai link pendaftaran bantuan dana untuk umat Kristen dan pembangunan gereja yang menyatakan jumlahnya antara Rp 150 juta hingga Rp 2 miliar melalui WhatsApp. Informasi ini diunggah oleh sebuah akun Facebook pada 11 Februari 2026. Isi unggahannya berbunyi: "Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen (Ditjen Bimas Kristen) Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan Dana untuk masyarakat nonmuslim sebesar Rp150 juta - 2 miliar hingga semester kedua 2026. Bantuan ini bertujuan untuk menunjang operasional bagi masyarakat nonmuslim dan pembangunan gereja, termasuk manajemen administrasi operasional di berbagai wilayah Indonesia." Unggahan tersebut juga menyertakan poster yang bertuliskan: "SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA UNTUK PENERIMA BANTUAN DAP AUSTRALIA UNTUK UMAT KRISTEN DAN PEMBANGUNAN GEREJA SEMOGA TUHAN MEMBERKATI Haleluya." Terdapat juga link untuk mengirim pesan dalam postingan itu. Apakah link ini benar? Simak dalam artikel berikut ini...
Cek fakta untuk memastikan kebenaran informasi
Melawan hoaks berarti melawan upaya pembodohan. Prinsip inilah yang mendorong kami untuk mendirikan Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada tahun 2018, yang hingga saat ini terus aktif dalam memberikan literasi media kepada masyarakat. Sejak tanggal 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com telah bergabung dengan International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi mitra Facebook. Kami juga merupakan bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan berbagai pihak tidak akan memengaruhi independensi kami.
Apabila Anda memiliki informasi mengenai hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan kirimkan melalui email ke cekfakta.liputan6@kly.id. Jika Anda ingin mendapatkan jawaban lebih cepat, Anda dapat menghubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di nomor 0811-9787-670.