Wanita di Bekasi Ditemukan Tewas dengan Kondisi Mengenaskan, Tangan Kaki dan Leher Terikat
Diduga lansia tersebut korban perampokan dan pembunuhan.
Seorang wanita lanjut usia bernama Bimih (72) ditemukan tewas di dalam rumahnya di Kampung Pulorengas RT 07 RW 03, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Senin (10/2) dini hari. Diduga lansia tersebut korban perampokan dan pembunuhan.
Jasad wanita lansia yang tinggal seorang diri itu ditemukan di dalam kamarnya dengan kondisi tangan, kaki dan leher terikat kain. Korban ditemukan tewas di dalam kamarnya dengan posisi terlentang.
Udin (35), menantu korban mengatakan, saat di lokasi dirinya melihat kaki, tangan dan leher menantunya diikat menggunakan kain sekira pukul 01.00 WIB. Hasil visum menyebutkan, pada jasad korban terdapat luka cekikan di leher dan empat titik luka pukulan di bagian kepala.
"Korban sudah terikat lehernya, begitu saya datang ibu (korban) sudah enggak ada, di rumah korban sudah berantakan, kalau tadi hasil visum ada (luka) cekikan, bekapan mulut, pukulan kepala empat titik," bebernya.
Udin sempat mengecek barang milik korban yang berada di dalam rumah dan warung. Ternyata, beberapa barang berharga milik korban telah raib digondol pelaku.
"Berantakan barang semua, lemari warung, lemari dalam, ponsel kebawa, sama uang kebawa," ucapnya.
Berdasarkan informasi yang dia terima, lanjut Udin, pelaku perampokan sekaligus pembunuhan itu diduga berjumlah empat orang. Dua orang berada di dalam rumah korban dan sisanya menunggu di luar.
Udin menduga dua pelaku sudah lebih dulu berada di dalam rumah sebelum korban menutup warungnya. Karena saat itu tepatnya pada Minggu (9/2), korban menutup warungnya sekira pukul 22.00 WIB dan situasi di sekitarnya cukup ramai.
"Pelaku ada empat, dua di dalam, dua lagi di motor, di luar, sebenarnya kalau kita lihat kejadiannya waktu sore pelaku sudah masuk ke dalam rumah, setelah ibu ngunci pintu, kejadian lah di dalam, sampai gembok dipalu juga, setelah itu motor dua di luar sudah standby," ungkapnya.
Udin mengatakan, selain membawa kabur barang berharga milik korban, pelaku juga merusak CCTV yang terpasang di dalam warung diduga untuk menghilangkan jejak.
"CCTV dibongkar, boksnya dibawa kabur sama dia (pelaku), jadi enggak bisa ngecek, ada empat CCTV," ucapnya.
Jenazah Bimih dimakamkan tidak jauh dari rumahnya. Pihak keluarga berharap pelaku segera tertangkap.
"Tuntastkan secepatnya, tangkap orang ini, jangan dibiarkan, hidup atau mati, tangkap kalau bisa hukum mati, tuntaskan, saya minta ke kepolisian tolong dituntaskan," katanya.
Kapolsek Cabangbungin AKP Basuni mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi. Dia juga mengatakan pada jasad korban tidak ditemukan luka akibat senjata tajam.
"Tidak ada barang sajam yang melekat di korban, masih dalam penyelidikan, pas di dalam TKP sudah dalam terikat, hanya kain saja yang di leher, kaki, tangan, saksi baru ada dua," tandasnya.