VIDEO: Bahlil Blak-blakan Heboh Tambang Nikel Rusak Raja Ampat Papua, Kejutan Respons Prabowo!
Bahlil Lahadalia bakal memanggil pemegang izin tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia bakal memanggil pemegang izin tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya. Ini dilakukan usai Bahlil menerima masukan terkait izin usaha pertambangan (IUP) nikel yang dinilai merusak ekosistem pariwisata Raja Ampat.
Bahlil mengaku, telah melaporkan seluruh perkembangan di industri ESDM kepada Presiden Prabowo Subianto. Presiden Prabowo pun telah merespons terkait kasus ini.
Sebagai informasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Barat, Daya Julian Kelly Kambu, mengatakan ada dua perusahaan yang mengelola tambang nikel di Raja Ampat, yakni PT GAG Nikel dan PT Kawei Sejahtera Mining.
Kedua perusahaan ini bergerak di tambang nikel yang telah mengantongi izin berusaha sejak daerah ini masih menjadi satu dengan Provinsi Papua Barat.
Bupati Raja Ampat Orideko Burdam mengeluhkan kewenangan pemberian dan pemberhentian izin tambang nikel dari Jakarta. Sehingga pemerintah daerah kesulitan memberikan intervensi terhadap tambang yang diduga merusak dan mencemari hutan dan ekosistem yang ada.