USU Bangun Ekosistem Pembelajaran Global, Cetak Lulusan Siap Bersaing di Kancah Internasional
Universitas Sumatera Utara (USU) gencar membangun ekosistem pembelajaran global dan berbasis kolaborasi. Upaya ini bertujuan mencetak lulusan siap pakai dengan daya saing tinggi di kancah internasional.
Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Muryanto Amin, menyatakan bahwa pihaknya tengah berupaya keras membangun ekosistem pembelajaran yang berdaya saing global. Hal ini dilakukan untuk menghasilkan lulusan yang lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja modern.
Transformasi di USU tidak hanya berfokus pada peningkatan riset, tetapi juga pada sistem pembelajaran mahasiswa. Fokus utama ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang lebih adaptif dan relevan dengan standar internasional.
Dalam pernyataannya di Medan pada Minggu (15/3), Prof. Muryanto Amin menjelaskan bahwa berbagai program inovasi telah diluncurkan. Inisiatif ini merupakan langkah konkret USU dalam mewujudkan visi pendidikan berkelas dunia.
Perkuat Hubungan Industri dan Publikasi Ilmiah
USU telah meluncurkan sejumlah program inovasi pembelajaran untuk mencapai tujuannya membangun ekosistem pembelajaran global. Salah satunya adalah Program Industry Linkage and Career Acceleration Program (ILCAP).
ILCAP dirancang untuk memperkuat hubungan antara mahasiswa dan dunia kerja secara langsung. Melalui program ini, USU menargetkan peningkatan jumlah kerja sama industri yang signifikan.
Selain itu, ILCAP juga bertujuan memperluas kesempatan magang serta rekrutmen bagi para mahasiswa. Ini akan membantu mahasiswa mendapatkan pengalaman praktis sebelum lulus.
Program lain yang menonjol adalah Student Research and Publication Booster (STUREP). STUREP dirancang untuk mendorong mahasiswa agar lebih aktif berkontribusi dalam publikasi ilmiah internasional.
Universitas menargetkan peningkatan kontribusi karya ilmiah mahasiswa dalam total publikasi universitas secara signifikan. Target ini diharapkan tercapai dalam beberapa tahun ke depan, menunjukkan komitmen USU pada riset.
Dorong Mobilitas Internasional dan Percepatan Studi
Dalam upaya meningkatkan mobilitas internasional mahasiswa, USU memperkenalkan program International Mobility and Global Exposure (IMOGEX). Program ini membuka peluang luas bagi mahasiswa.
IMOGEX memfasilitasi program pertukaran pelajar, riset bersama, dan program dual degree. Kerja sama ini dilakukan dengan berbagai universitas terkemuka di luar negeri.
Melalui IMOGEX, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar lintas budaya dan memperluas jaringan akademik mereka. Ini penting untuk membentuk lulusan berwawasan global.
Tidak kalah penting, USU juga memiliki Supervision Acceleration and Monitoring System (SAMS). SAMS adalah sistem pengawasan akademik yang dirancang untuk mempercepat penyelesaian skripsi mahasiswa.
Sistem ini memungkinkan deteksi dini terhadap mahasiswa yang mengalami stagnasi akademik. Dengan demikian, intervensi akademik yang tepat dapat segera diberikan untuk membantu mereka.
Sumber: AntaraNews