Trivia: Naik Peringkat Hampir Dua Kali Lipat! Unuja Paiton Raih Penghargaan Perguruan Tinggi Akademik Klaster Madya
Unuja Paiton sukses meraih Penghargaan Perguruan Tinggi Akademik Klaster Madya, menunjukkan peningkatan kinerja penelitian dan pengabdian masyarakat yang signifikan. Penasaran dengan pencapaiannya?
Universitas Nurul Jadid (Unuja) Paiton di Probolinggo, Jawa Timur, baru-baru ini menorehkan prestasi gemilang. Kampus berbasis pesantren ini berhasil meraih Penghargaan Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen mereka terhadap Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Penghargaan ini diberikan dalam kategori Perguruan Tinggi Akademik Klaster Madya, sebuah pengakuan atas dedikasi mereka yang berkelanjutan. Capaian ini menjadi bukti nyata peningkatan signifikan dalam kinerja penelitian dan pengabdian masyarakat selama dua tahun terakhir. Ini menunjukkan evolusi positif dalam ekosistem akademik Unuja.
Pengakuan ini tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Nomor 598/LL7/SK/KL/2025. Penghargaan tahun 2025 ini menegaskan konsistensi Unuja dalam mengembangkan bidang penelitian dan pengabdian. Ini juga menandai posisi mereka sebagai institusi pendidikan yang progresif.
Peningkatan Kinerja dan Peringkat Nasional
Wakil Rektor III Bidang Inovasi, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unuja Paiton, Hasan Baharun, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan kelanjutan dari prestasi sebelumnya. Pada tahun 2023, Unuja juga meraih Bronze Winner dalam Anugerah Kemenristekditi untuk kategori perguruan tinggi Klaster Pratama. Konsistensi ini menunjukkan komitmen Unuja yang tak tergoyahkan terhadap pengembangan akademik dan riset.
Kinerja luar biasa Unuja Paiton juga tercermin jelas dalam data Science and Technology Index (SINTA) Kemdikbudristek. Kampus ini kini menduduki peringkat ke-152 dari total 5.491 perguruan tinggi di Indonesia. Ini merupakan lonjakan signifikan dari posisi 296 yang dicapai pada tahun 2023, menandakan pertumbuhan yang luar biasa.
Kenaikan peringkat SINTA tersebut menunjukkan pertumbuhan pesat dalam produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah berkualitas. Selain itu, pengabdian masyarakat yang berorientasi pada luaran nyata juga turut meningkat secara signifikan. Hasan Baharun menegaskan bahwa capaian ini adalah hasil dari kerja kolektif seluruh civitas akademika Unuja Paiton yang berdedikasi.
Strategi Riset Berdampak Sosial
Unuja Paiton menyatakan tidak akan berhenti pada prestasi yang telah diraih ini, melainkan terus berambisi untuk maju. Mereka bertekad untuk terus membangun tradisi akademik yang kuat dan inovatif di masa mendatang. Tujuan utamanya adalah agar riset yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata serta berkelanjutan bagi masyarakat luas.
Kepala Lembaga Penerbitan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Unuja Paiton, Achmad Fawaid, memaparkan strategi riset kampus yang komprehensif. Strategi ini menekankan pada integrasi yang kuat antara penelitian, pengabdian, dan pembelajaran dalam setiap aktivitas akademik. Pendekatan holistik ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem akademik yang produktif dan relevan.
Fawaid menambahkan bahwa penelitian dosen dan mahasiswa diarahkan untuk menghasilkan publikasi bereputasi tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, penelitian juga harus memiliki dampak sosial yang signifikan bagi komunitas sekitar. Salah satu kunci keberhasilan ini adalah penguatan program KKN berbasis luaran dan tugas akhir berbentuk publikasi di jurnal Sinta 2–4 yang terkemuka.
Sumber: AntaraNews