UIN Jakarta Tembus Peringkat Top Kampus QS WUR Asia 2026, Jadi PTKIN Terbaik Nasional
UIN Jakarta mencatat prestasi gemilang dengan tembus daftar 42 Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia versi QS WUR Asia 2026, menjadikannya PTKIN terbaik nasional.
Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta berhasil menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Kampus ini resmi masuk dalam daftar 42 Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia berdasarkan pemeringkatan QS World University Rankings (WUR) Asia 2026 yang baru saja dirilis.
Pencapaian signifikan ini menempatkan UIN Jakarta pada posisi 801-850 di tingkat Asia. Dengan hasil tersebut, UIN Jakarta secara resmi dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik di Indonesia dalam pemeringkatan QS tahun ini.
Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras kolektif seluruh elemen kampus. Rektor UIN Jakarta, Asep Saepudin Jahar, menekankan bahwa capaian ini bukan sekadar pengakuan, melainkan juga pendorong semangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan riset.
UIN Jakarta Pimpin PTKIN di Pemeringkatan Asia
UIN Jakarta berhasil memimpin daftar PTKIN yang sukses menembus pemeringkatan QS WUR Asia 2026. Dari total 42 perguruan tinggi terbaik nasional yang masuk daftar, tiga di antaranya merupakan PTKIN.
Selain UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang menempati peringkat 801–850 Asia, ada pula UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di posisi 1.301–1.400 Asia, serta UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada peringkat 1.401–1.500 Asia. Keberhasilan UIN Jakarta ini menjadi bukti nyata kapasitas PTKIN di tingkat global.
Rektor UIN Jakarta, Asep Saepudin Jahar, menyampaikan bahwa, “Pencapaian ini sebagai hasil dari kerja keras kolektif, mulai dari dukungan dari Kementerian Agama RI, sivitas akademika, dosen, staf hingga mahasiswa dan alumni yang memberikan kontribusi yang signifikan.” Beliau juga menambahkan bahwa capaian ini adalah pelecut semangat untuk terus meningkatkan kinerja.
Asep menegaskan pentingnya memperkuat riset, inovasi, dan kolaborasi internasional. “Mari jadikan riset, inovasi, dan kemitraan internasional sebagai DNA dari kampus ini. PTKIN telah menunjukkan kapabilitasnya; sekarang saatnya kita menetapkan target yang lebih tinggi di peta universitas dunia,” ujarnya, menunjukkan ambisi UIN Jakarta untuk bersaing lebih jauh di tingkat global.
Pengakuan Global dalam Studi Keagamaan
Tidak hanya di pemeringkatan umum Asia, UIN Jakarta juga menorehkan prestasi gemilang di QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026. Kampus ini masuk dalam daftar 150 perguruan tinggi top terbaik dunia untuk klaster Theology, Divinity & Religious Studies.
Dalam kategori spesifik ini, hanya tiga perguruan tinggi dari Indonesia yang berhasil masuk daftar bergengsi tersebut. Mereka adalah Universitas Gadjah Mada, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Universitas Indonesia, menunjukkan keunggulan UIN Jakarta dalam bidang studi keagamaan.
QS World University Ranking menempatkan Universitas Gadjah Mada pada posisi 51-100 dunia. Sementara itu, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Universitas Indonesia sama-sama berada di peringkat 101-150 dunia. Pencapaian ini menempatkan UIN Jakarta sejajar dengan sejumlah institusi pendidikan terkemuka dunia.
UIN Jakarta kini satu kelompok dengan universitas-universitas ternama seperti Albert-Ludwigs-Universitaet Freiburg (Jerman), Ankara Üniversitesi (Turki), Cornell University dan Johns Hopkins University (Amerika Serikat). Juga The University of Queensland (Australia), The University of Warwick (Inggris), serta Tilburg University (Belanda), menegaskan kualitas pendidikan studi keagamaan yang ditawarkan.
Indikator Penilaian dan Efektivitas Program Mutu
QS WUR Asia dikenal sebagai salah satu pemeringkatan paling kredibel yang menilai universitas berdasarkan sejumlah indikator kunci. Indikator tersebut mencakup reputasi akademik, reputasi lulusan, rasio fakultas/mahasiswa, publikasi penelitian, sitasi, serta kolaborasi internasional.
Peringkat yang diraih UIN Jakarta menunjukkan daya saing institusi di tingkat global, khususnya di kawasan Asia. Hal ini membuktikan bahwa program pengembangan mutu yang telah dilaksanakan UIN Jakarta berjalan efektif.
Rektor Asep Saepudin Jahar menyatakan, “Keberhasilan mencapai peringkat 801–850 Asia ini menjadi bukti nyata atas efektivitas program pengembangan mutu yang telah dilaksanakan, khususnya dalam peningkatan kualitas riset dan publikasi ilmiah internasional.” Pernyataan ini menegaskan fokus UIN Jakarta pada peningkatan kualitas riset.
Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi dan berkarya. UIN Jakarta bertekad untuk terus meningkatkan posisinya di peta universitas dunia, membuktikan bahwa PTKIN memiliki daya saing global yang kuat.
Sumber: AntaraNews