Tolong! Puluhan Ribu KK di Sumsel Sangat Menderita Sudah 10 Hari Terendam Banjir Parah, Air Setinggi 3 Meter
Banjir akibat luapan Sungai Musi dan Sungai Lakitan di Musi Rawas.
Tujuh daerah di Sumatera Selatan dilanda banjir besar akibat intensitas hujan tinggi hingga menyebabkan sungai meluap. Ketinggian air bahkan mencapai tiga meter dan telah berlangsung berhari-hari.
Sebaran banjir berada di Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Penukal Abab Lematang Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin, Prabumulih, dan Palembang. Banjir terparah terjadi di Musi Rawas Utara, Musi Rawas, dan Musi Banyuasin.
Dalam catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir akibat luapan Sungai Musi dan Sungai Lakitan di Musi Rawas menggenangi lebih dari 10 ribu rumah. Sama halnya di daerah-daerah lain yang mengalami banjir.Banjir besar dan berlangsung lama terjadi di Musi Rawas Utara. Setidaknya ada lima kecamatan terendam sejak 10 hari lalu dengan ketinggian air mencapai tiga meter.
"Banjir kali ini terbilang cukup parah dan masanya lama, air lambat surut," ungkap Kabid Kedaruratan BPBD Sumsel Sudirman, Selasa (10/3).
Sudirman menyebut, hujan yang melanda sejumlah wilayah di Sumsel seperti informasi BMKG terjadi akibat tingkat ekstremitas curah hujan yang deras dengan durasi yang lama. Hujan bisa terjadi sejak malam ke pagi atau dari sore ke malam.
Hujan deras di wilayah hulu aliran sungai membuat beberapa sungai di kabupaten dan kota di Sumsel meluap. Air yang tak tertampung di sungai akhirnya meluap ke pemukiman warga sehingga menyebabkan banyak orang terdampak dari banjir tersebut.
Sejauh ini BPBD bersama tim gabungan TNI dan Polri telah mendirikan posko tingkat kecamatan untuk memastikan penanganan banjir dapat dilakukan secepat mungkin. Beberapa bantuan seperti perahu karet dan pompa pun turut dilakukan agar penanganan cepat banjir lebih efektif.
"Di lokasi yang parah kita dirikan dapur umum karena warga tak bisa beraktivitas," kata Sudirman.