TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Rokok Ilegal di Pelabuhan Lembar
Penggagalan tersebut berawal dari kegiatan pemeriksaan yang dilakukan personel Lanal Mataram terhadap kendaraan yang keluar dari KMP Jambo XI.
TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Mataram berhasil menggagalkan upaya penyelundupan puluhan ribu batang rokok ilegal tanpa pita cukai di kawasan Dermaga Pelabuhan Pelindo Lembar, Desa Lembar, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, awal pekan ini.
Penggagalan tersebut berawal dari kegiatan pemeriksaan yang dilakukan personel Lanal Mataram terhadap kendaraan yang keluar dari KMP Jambo XI dengan rute Pelabuhan Perak Surabaya menuju Pelabuhan Pelindo Lembar.
Saat melakukan pemeriksaan terhadap sebuah mobil truk, petugas menemukan muatan rokok berbagai merek yang tidak dilengkapi pita cukai resmi.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan sebanyak 70.956 batang rokok ilegal yang dikemas dalam sekitar 30 karung. Selain barang bukti tersebut, petugas juga mengamankan dua orang yang berada di dalam kendaraan, yakni sopir dan kernet truk.
Sementara itu, pemilik rokok ilegal tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut oleh aparat berwenang.
Berdasarkan estimasi awal, peredaran rokok ilegal tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara sekitar Rp380 juta.
Selanjutnya, seluruh barang bukti berupa rokok ilegal, kendaraan truk, serta dua orang yang diamankan dibawa ke Markas Komando Lanal Mataram untuk menjalani proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Keberhasilan ini merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan wilayah perairan dan pelabuhan dari berbagai aktivitas ilegal yang merugikan negara.
Langkah tersebut juga sejalan dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali kepada seluruh jajaran TNI AL agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan laut, serta memberantas segala bentuk kegiatan ilegal di wilayah perairan Indonesia.