Tembus 69,88 Persen! Jakpro Prioritaskan Keselamatan Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B
Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B capai 69,88% pada minggu kedua September. Jakpro tegaskan prioritas keselamatan dan ketepatan waktu demi solusi kemacetan Jakarta.
PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro menegaskan komitmennya dalam pembangunan LRT Jakarta Fase 1B. Proyek vital ini menghubungkan Stasiun Velodrome dengan Stasiun Manggarai sepanjang 6,4 kilometer.
Jakpro memprioritaskan keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu sebagai pilar utama dalam setiap tahapan konstruksi. Hal ini dilakukan demi memastikan proyek berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Dengan perkembangan yang terus positif, Jakpro optimistis proyek ini akan segera memberikan solusi signifikan terhadap masalah kemacetan di Ibu Kota. Kehadiran LRT Jakarta Fase 1B diharapkan mempercepat transformasi Jakarta menuju kota global yang berkelanjutan.
Fokus Utama: Keselamatan dan Ketepatan Waktu Proyek
Direktur Proyek LRT Jakarta, Ramdani Akbar, menegaskan bahwa Jakpro memastikan setiap tahapan konstruksi berjalan dengan prosedur keamanan dan keselamatan yang tinggi. Komitmen ini dibangun bersama antara Jakpro dan pihak kontraktor pelaksana.
Upaya pengamanan proyek menjadi prioritas utama, tidak hanya berfokus pada capaian teknis. Jakpro bersama kontraktor pelaksana memperketat prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh area proyek.
Koordinasi intensif juga dilakukan dengan pemangku kebijakan terkait untuk menjaga keamanan di sekitar kawasan proyek. Langkah-langkah konkret seperti pemasangan pagar pengaman, CCTV, dan penempatan petugas keamanan proyek telah diimplementasikan.
Ramdani Akbar menyatakan, "Kami memastikan setiap tahapan konstruksi berjalan dengan prosedur keamanan dan keselamatan yang tinggi." Pernyataan ini menunjukkan keseriusan Jakpro dalam menjaga standar K3.
Progres Pembangunan dan Tantangan Teknis LRT Jakarta Fase 1B
Hingga minggu kedua September 2025, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B telah mencapai progres signifikan sebesar 69,88 persen. Capaian ini menunjukkan kemajuan yang konsisten dalam merealisasikan proyek transportasi publik ini.
Perkembangan paling menonjol terlihat pada Zona 1, meliputi Jalan Pemuda Rawamangun dan Jalan Pramuka Raya, yang sudah mencapai 69,06 persen. Pekerjaan yang sedang dilakukan di area ini meliputi pemasangan "girder" jalur layang, pengecoran "slab deck", dan pembangunan dinding parapet.
Salah satu titik krusial adalah konstruksi "special span" yang membangun jalur layang di atas Jalan Tol Wiyoto Wiyono. Pekerjaan dengan tingkat kompleksitas tinggi ini tetap berjalan sesuai jadwal, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan dan keamanan yang tinggi.
Sementara itu, di Zona 2 yang mencakup Matraman, Jalan Tambak, dan Manggarai, progres pembangunan telah mencapai 55,48 persen. Pekerjaan fondasi sedang berlangsung di kawasan jalan layang (flyover) Matraman, dan "trackworks" akan segera dimulai di Jalan Tambak. Persiapan "crossing Double Double Track" (DDT) Manggarai juga sedang berjalan dengan pekerjaan "pile cap" dan "pier", serta pemasangan "girder" beton di Jalan Sultan Agung pada "window time" yang telah ditentukan.
Sumber: AntaraNews