Tanah Longsor Situbondo Timbun Warga, BPBD Pastikan Korban Berhasil Diselamatkan
Seorang warga di Desa Alastengah, Situbondo, berhasil diselamatkan setelah tertimbun material tanah longsor yang menimpa rumahnya akibat hujan deras.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengonfirmasi bahwa seorang warga yang sempat tertimbun bencana tanah longsor di Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang, berhasil diselamatkan. Insiden ini terjadi pada Senin sore, 24 November, setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras selama beberapa jam.
Korban, Hosnainah (30), anak dari Akiman (60), sempat tertimbun material longsor saat berusaha menyelamatkan diri dari tebing yang ambruk di samping rumahnya. Berkat kesigapan warga sekitar, Hosnainah segera dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis, meskipun mengalami luka pada bagian lutut.
Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi BPBD Situbondo untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana alam, terutama di musim penghujan. Pihak berwenang mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan longsor untuk selalu siaga dan segera melapor jika melihat tanda-tanda bahaya.
Kronologi Kejadian Tanah Longsor
Bencana tanah longsor yang menimpa rumah Akiman (60) terjadi pada Senin sore sekitar pukul 14.30 WIB. Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Situbondo, Puriyono, atau akrab disapa Ipung, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak pukul 13.00 WIB.
Hujan deras yang berlangsung terus-menerus menyebabkan tebing setinggi 15 meter, panjang 20 meter, dan lebar 2 meter di samping rumah Akiman tidak mampu menahan beban. Akibatnya, tebing tersebut longsor dan menimpa sebagian bangunan rumah.
Pada saat kejadian, Akiman dan istrinya diketahui sedang berada di ladang, sehingga hanya putrinya, Hosnainah, yang berada di dalam rumah. "Korban Hosnainah yang merupakan anak dari Pak Akiman sempat tertimbun longsoran saat berusaha menyelamatkan diri setelah mengetahui tebing setinggi 15 meter di samping rumahnya longsor," kata Ipung, Senin malam.
Hosnainah berupaya menyelamatkan diri namun terjatuh dan tertimbun material longsor. Insiden tanah longsor ini menunjukkan betapa cepatnya bencana dapat terjadi, terutama di daerah dengan kontur tanah yang labil.
Proses Penyelamatan dan Kondisi Korban
Saat tanah longsor terjadi, Hosnainah tertimbun material mulai dari bahu hingga kakinya dalam posisi telungkup. "Korban tertimbun longsoran mulai dari bahu hingga kakinya dalam posisi telungkup, karena korban berusaha menyelamatkan diri dan terjatuh saat kejadian," ujar Ipung.
Warga setempat yang mendengar kejadian tersebut segera bergegas memberikan pertolongan. Dengan cepat, mereka berhasil mengevakuasi Hosnainah dari timbunan longsoran. Tindakan cepat warga ini sangat krusial dalam menyelamatkan nyawa korban.
Setelah berhasil diselamatkan, korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. "Korban mengalami luka di dua lutut kakinya, mungkin saat kejadian yang bersangkutan berusaha lari tapi terjatuh. Tapi saat ini sudah dipulangkan atau rawat jalan dan sementara tinggal di rumah saudaranya," jelas Ipung.
Meski mengalami luka, kondisi Hosnainah saat ini sudah membaik dan diperbolehkan rawat jalan. Untuk sementara, ia tinggal di rumah saudaranya sembari menunggu kondisi rumahnya pasca-bencana tanah longsor. BPBD Situbondo terus memantau perkembangan dan memberikan dukungan kepada keluarga korban.
Sumber: AntaraNews