Tahukah Anda? Wali Kota Bengkulu Gagas Ujian Serentak Daerah Siswa SD-SMP, Mirip Ebtanas tapi Lebih Inovatif!
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi meluncurkan program **ujian serentak daerah** bagi siswa SD dan SMP, sebuah inovasi pendidikan yang bertujuan mengembalikan semangat kompetisi dan prestasi pelajar.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menggagas sebuah terobosan baru dalam dunia pendidikan dengan meluncurkan program ujian serentak daerah bagi siswa SD dan SMP. Inisiatif ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali daya saing serta semangat belajar para pelajar di Kota Bengkulu.
Program ini dirancang untuk mengembalikan motivasi siswa dalam mengejar prestasi akademik, menyusul perubahan sistem ujian nasional menjadi ujian sekolah. Dedy Wahyudi berharap sistem baru ini dapat menjadi solusi atas potensi penurunan semangat kompetisi di kalangan siswa.
Ujian serentak ini akan dilaksanakan dalam dua tahap, dengan tahap pertama dijadwalkan pada 15 September 2025 dan tahap kedua pada 30 September 2025. Inovasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan lokal, tetapi juga menjadi model percontohan nasional.
Membangkitkan Semangat Kompetisi Pendidikan
Sejak tahun 2021, pemerintah pusat telah menghapus Ujian Nasional (UN) dan menggantinya dengan Ujian Sekolah (US) yang sepenuhnya menjadi kewenangan masing-masing sekolah. Perubahan sistem ini, menurut Dedy Wahyudi, memiliki dampak positif dan negatif.
Dari sisi negatif, sistem US dinilai membuat siswa kehilangan motivasi untuk berpacu mencetak nilai terbaik, karena hampir tidak ada siswa yang tidak lulus. Kondisi ini dikhawatirkan menurunkan daya saing dan semangat belajar siswa secara keseluruhan.
Oleh karena itu, Dedy Wahyudi menginisiasi ujian serentak berstandar lokal yang ia gambarkan mirip Ebtanas, namun telah dimodifikasi agar sesuai dengan konteks Kota Bengkulu. Program ini bukan sekadar evaluasi akademik, melainkan instrumen kompetisi sehat.
Tujuannya adalah untuk mendorong siswa belajar lebih giat dan memacu sekolah agar tidak puas dengan standar minimal yang ada. Wali Kota Bengkulu menekankan pentingnya menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat di lingkungan pendidikan.
Mekanisme Ujian Serentak Dua Tahap
Ujian serentak daerah yang digagas Wali Kota Bengkulu ini akan dilaksanakan dalam dua tahapan yang ketat dan terstruktur. Tahap pertama akan diikuti oleh sekitar 500 siswa dari jenjang SD dan SMP se-Kota Bengkulu pada tanggal 15 September 2025.
Setelah tahap pertama selesai, hanya tiga siswa terbaik dari setiap sekolah yang akan kembali diuji pada tahap kedua. Ujian tahap kedua ini akan diselenggarakan pada tanggal 30 September 2025, untuk menentukan siswa-siswa paling berprestasi.
Pemerintah Kota Bengkulu telah menyiapkan apresiasi berupa laptop bagi siswa-siswa yang menunjukkan prestasi luar biasa dalam ujian ini. Namun, Dedy Wahyudi menegaskan bahwa hadiah bukanlah inti dari kebijakan tersebut.
Yang utama adalah upaya untuk menumbuhkan semangat kompetisi dan motivasi belajar di kalangan siswa. Dedy ingin siswa termotivasi untuk mencapai yang terbaik, sekaligus memacu sekolah untuk terus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
Bengkulu sebagai Pilot Proyek Nasional
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi memiliki visi besar terkait program ujian serentak daerah ini. Ia berharap inisiatif ini dapat menjadi 'bandul inovasi pendidikan secara nasional' dan 'pilot project' bagi pemerintah pusat.
Dedy menyatakan, "Kota Bengkulu ingin menjadi bandul inovasi pendidikan secara nasional. Sistem ujian serentak dua tahap ini bisa menjadi contoh dan pilot project bagi pusat untuk mendesain ulang standarisasi pendidikan. Saya ingin perubahan besar ini dimulai dari Bengkulu."
Jika program ini berhasil diimplementasikan dan menunjukkan hasil positif, Bengkulu akan tercatat sebagai daerah pertama yang berani menawarkan model alternatif evaluasi pendidikan setelah penghapusan Ujian Nasional. Langkah ini menunjukkan komitmen Kota Bengkulu dalam memajukan kualitas pendidikan di Indonesia.
Inovasi ini diharapkan dapat memberikan masukan berharga bagi pengembangan kebijakan pendidikan nasional di masa mendatang. Dengan demikian, Bengkulu tidak hanya berinovasi secara lokal, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan standar pendidikan di seluruh negeri.
Sumber: AntaraNews