Tahukah Anda? Bapas Tanjungpandan 'Bekisah' ke Sekolah untuk Cegah Kenakalan Remaja
Bapas Tanjungpandan meluncurkan program 'Bekisah' di SMPN 6 untuk membangun kedekatan dan mencegah kenakalan remaja, termasuk bullying dan narkoba, demi lingkungan sekolah yang aman.
Balai Pemasyarakatan (Bapas) Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, secara proaktif menggelar program 'Bapas Berkunjung dan Menginspirasi Siswa Sekolah' atau yang dikenal dengan 'Bekisah'. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif 'Goes to School' yang bertujuan membangun kedekatan emosional dengan para siswa di SMP Negeri 6 Tanjungpandan.
Inisiatif ini dipimpin oleh Kepala Urusan Tata Usaha Bapas Tanjungpandan, Yovie Agustian Putra, didampingi JFT PK Pertama Handrian Lubis. Kunjungan tersebut dilaksanakan di Tanjungpandan pada hari Kamis, 17 Oktober, dan menjadi terobosan baru Bapas Tanjungpandan untuk hadir di tengah masyarakat.
Kegiatan ini merupakan upaya preventif yang signifikan dari Bapas untuk mencegah kenakalan anak di kalangan pelajar. Pihak Bapas diterima langsung oleh Kepala SMP Negeri 6 Tanjungpandan, Sri Sukmi Putriaty, yang menyambut baik program edukatif tersebut.
Inovasi 'Bekisah' untuk Pencegahan Dini
Dalam kunjungan tersebut, tim Bapas Tanjungpandan menyapa dan berinteraksi langsung dengan para siswa. Mereka menyampaikan motivasi serta pesan penting mengenai anti-bullying atau perundungan, isu yang sempat menjadi perhatian di Pulau Belitung.
Yovie Agustian Putra menjelaskan bahwa melalui kegiatan 'Bapas Goes To School' ini, pihaknya juga mensosialisasikan tugas dan fungsi Bapas. Selain itu, mereka memperkenalkan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) kepada para pelajar, memberikan pemahaman hukum sejak dini.
Hadirnya inovasi program 'Bekisah' ini juga menjadi tindakan preventif guna mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja yang merugikan. Isu-isu seperti tawuran antar sekolah, konsumsi minuman keras, geng motor, penyalahgunaan media sosial, judi online, perundungan, kekerasan seksual, hingga penyalahgunaan narkoba menjadi fokus perhatian dalam edukasi ini.
Membangun Kesadaran Hukum dan Zona Integritas
Kegiatan 'Bekisah' ini merupakan wujud nyata dari komitmen 'Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat Untuk Masyarakat' dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif. Bapas Tanjungpandan berupaya keras untuk memastikan generasi muda tumbuh dengan kesadaran hukum yang kuat.
Selain itu, inovasi ini juga menjadi bukti nyata komitmen Bapas Tanjungpandan dalam membangun zona integritas. Pendekatan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, adalah salah satu pilar penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
“Inovasi ini hadir untuk menumbuhkan budaya sadar hukum sejak dini dengan menghadirkan 'Pemasyarakatan yang PASTI bermanfaat untuk Masyarakat', Bapas Tanjungpandan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berdampak,” ujar Yovie Agustian Putra, menekankan pentingnya peran Bapas dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Apresiasi dan Kolaborasi dari Pihak Sekolah
Kepala SMP Negeri 6 Tanjungpandan, Sri Sukmi Putriaty, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang digagas Bapas Tanjungpandan ini. Ia menjelaskan bahwa SMP Negeri 6 Tanjungpandan telah ditetapkan sebagai Sekolah Bersih Narkoba (Bersinar) oleh BNNK Belitung, menunjukkan komitmen sekolah terhadap lingkungan bebas narkoba.
Pihak sekolah sangat membuka ruang kolaborasi dalam memberikan edukasi pencegahan perilaku menyimpang di kalangan pelajar. Sri Sukmi Putriaty menekankan pentingnya penyampaian materi dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak-anak, agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.
Ke depan, SMP Negeri 6 Tanjungpandan berencana untuk berkolaborasi lebih efektif lagi dengan Bapas Tanjungpandan. Mereka akan mengundang personel Bapas untuk menjadi narasumber dalam berbagai kegiatan atau bahkan menjadi petugas pembina upacara di sekolah. “Kami mengapresiasi sekali inovasi ini dan kami harapkan kegiatan terus berlanjut dan ditingkatkan,” pungkas Sri Sukmi Putriaty.
Sumber: AntaraNews