Spanyol Tolak Dewan Perdamaian Gaza Inisiasi Trump, Tegaskan Solusi Dua Negara
Pemerintah Spanyol secara tegas menolak bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza yang diinisiasi mantan Presiden AS Donald Trump, menegaskan komitmen pada tatanan multipolar dan solusi dua negara.
Pemerintah Spanyol secara resmi mengumumkan penolakannya untuk berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian Gaza. Inisiatif ini digagas oleh mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Keputusan tersebut disampaikan melalui kantor Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez pada Jumat (23/1).
Penolakan ini menandai perbedaan pandangan signifikan mengenai pendekatan penyelesaian konflik di Jalur Gaza. Dewan Perdamaian tersebut baru saja mulai berlaku piagamnya pada Kamis (22/1). Spanyol menegaskan sikap konsistennya dalam mendukung prinsip-prinsip hukum internasional.
Spanyol berpegang teguh pada tatanan dunia multipolar serta sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Mereka meyakini bahwa masa depan Palestina harus ditentukan oleh rakyat Palestina sendiri. Ini menjadi landasan utama di balik keputusan Spanyol tersebut.
Sikap Spanyol dan Prinsip Multipolar
Kantor Perdana Menteri Sanchez menjelaskan bahwa keputusan ini didasarkan pada dukungan kuat Spanyol terhadap tatanan dunia yang multipolar. Spanyol percaya bahwa penyelesaian konflik global harus melibatkan berbagai pihak dan menghormati hukum internasional. Pendekatan ini mencerminkan kebijakan luar negeri Spanyol yang independen.
Selain itu, Spanyol juga sangat menjunjung tinggi sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai kerangka kerja utama. Sistem PBB dianggap sebagai platform yang sah untuk dialog dan resolusi konflik. Hal ini sejalan dengan upaya kolektif untuk menjaga perdamaian dan keamanan global.
Perdana Menteri Sanchez secara eksplisit menyatakan bahwa rakyat Palestina memiliki hak untuk menentukan masa depan mereka sendiri. Isu mengenai hidup berdampingan secara damai dan aman dengan Israel harus diselesaikan melalui dialog langsung. Dialog antara kedua belah pihak dipandang sebagai kunci utama.
Spanyol terus menekankan pentingnya solusi dua negara sebagai satu-satunya jalan yang layak. Solusi ini diharapkan dapat mencapai penyelesaian jangka panjang di Jalur Gaza. Komitmen terhadap solusi dua negara menjadi landasan kebijakan Spanyol di Timur Tengah.
Inisiatif Dewan Perdamaian Trump
Dewan Perdamaian yang ditolak Spanyol ini diumumkan oleh mantan Presiden AS Donald Trump pada 16 Januari. Pembentukan dewan tersebut merupakan upaya Trump untuk terlibat kembali dalam isu perdamaian Timur Tengah. Inisiatif ini menarik perhatian banyak pihak internasional.
Beberapa tokoh terkemuka termasuk dalam daftar anggota Dewan Perdamaian yang diumumkan Trump. Di antaranya adalah Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan utusan khusus Trump Steve Witkoff. Menantu Trump, Jared Kushner, juga turut serta dalam dewan ini.
Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair dan Presiden Bank Dunia Ajay Banga juga menjadi bagian dari dewan tersebut. Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Robert Gabriel melengkapi daftar anggota penting. Trump juga mengundang pemimpin dari berbagai negara, termasuk Rusia dan Belarus, untuk bergabung.
Piagam resmi Dewan Perdamaian ini mulai berlaku pada Kamis (22/1), sehari sebelum pengumuman penolakan dari Spanyol. Pembentukan dewan ini menunjukkan upaya AS untuk membentuk kerangka kerja baru. Namun, respons dari komunitas internasional masih beragam.
Sumber: AntaraNews