Trump Ajak 3 Negara Eropa dan 1 Afrika Gabung Dewan Perdamaian Gaza: Maroko Setuju, Norwegia Masih Pikir-Pikir

Hal ini disampaikan Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Norwegia VG, Senin (19/1).

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Trump Ajak 3 Negara Eropa dan 1 Afrika Gabung Dewan Perdamaian Gaza: Maroko Setuju, Norwegia Masih Pikir-Pikir
Trump Ajak 3 Negara Eropa dan 1 Afrika Gabung Dewan Perdamaian Gaza: Maroko Setuju, Norwegia Masih Pikir-Pikir (Merdeka.com)

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengundang Norwegia, Belanda, Slovenia, dan Maroko. Undangan ini untuk bergabung dengan 'dewan perdamaian' untuk Gaza.

Hal ini disampaikan Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Norwegia VG, Senin (19/1).

"Pada Jumat, saya mengetahui tentang undangan Presiden Trump melalui kedutaan di Washington, dan mereka mengirimkannya kepada saya. Kami akan mempertimbangkan seberapa relevan hal itu," kata Jonas Gahr seperti dikutip Antara.

Sementara itu, mengutip surat Presiden Donald Trump kepada Perdana Menteri Slovenia Robert Golob yaitu mengajak untuk berperan serta memperkuat perdamaian di Timur Tengah.

Salah satunya dengan megajak untuk menjadi bagian dari negara anggota pendiri Dewan Perdamaian, kata pemerintah Slovenia.

Raja Mohammed VI Setuju Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Kemudian, Raja Maroko Mohammed VI setuju untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian untuk Gaza. Hal ini disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Maroko.

Berdasarkan surat kabar NRC menyebutkan undangan Trump terhadap Belanda sedang dipertimbangkan untuk gabung dengan Dewam Perdamaian untuk Gaza.

DK PBB Setuju Usul AS

Diketahui, Dewan Keamanan PBB menyetujui resolusi yang diusulkan AS untuk mendukung rencana komprehensif Trump untuk menyelesaikan situasi di Gaza pada pertengahan November lalu.

Untuk Rusia dan China memilih abstain dibandingkan dengan 13 negara anggota dewan lainnya yang mendukung usulan tersebut.

Dewan Perdamaian Dipimpin Trump

Rencana AS untuk Gaza mengusulkan administrasi Internasional sementara untuk wilayah tersebut dan pembentukan dewan perdamaian yang dipimpin oleh Trump, serta pengerahan pasukan stabilisasi Internasional.

Perjanjian gencatan senjata antara Israel dan gerakan Palestina Hamas mulai berlaku pada 10 Oktober. Kemudian, pada 13 Oktober adanya penandatanganan deklarasi tentang gencatan senjata Gaza oleh Trump, Presiden Mesir Abdel Fattah Sisi, Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Seperti dikutip Antara.

Rekomendasi