Siaga Arus Balik Lebaran 2026, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Pelayanan dan Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif
Direktur Utama Jasa Marga menyampaikan hingga saat ini sebanyak 2,36 juta kendaraan atau sekitar 69,45% dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan kesiapan layanan selama arus balik Idulfitri 1447 H/Lebaran 2026, sekaligus mengimbau pemudik memanfaatkan rest area alternatif guna menghindari kepadatan.
Berdasarkan data perusahaan, arus lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada periode 26–27 Maret 2026 cenderung tersebar. Setelah puncak arus balik terjadi pada 24 Maret 2026 dengan 256.338 kendaraan, jumlah kendaraan tercatat sebanyak 206.243 unit pada 25 Maret dan 192.122 unit pada 26 Maret.
Angka tersebut merupakan akumulasi kendaraan yang melintas di empat Gerbang Tol (GT) utama, yakni GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama dan GT fungsional Japek II Selatan (dari arah Bandung), GT Cikupa (dari arah Merak), serta GT Ciawi (dari arah Puncak).
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan hingga saat ini sebanyak 2,36 juta kendaraan atau sekitar 69,45% dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan telah kembali ke arah Jakarta.
"Potensi peningkatan arus balik masih diperkirakan terjadi pada periode akhir pekan hingga 28-29 Maret 2026. Tingginya volume kendaraan di akhir pekan ini juga akan berdampak pada peningkatan aktivitas pengguna jalan tol di rest area. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan yang terdampak kepadatan di sejumlah titik jalan tol," ujar Rivan.
Ia menambahkan, sejumlah rest area di Jalan Tol Trans Jawa arah Jakarta berpotensi mengalami kepadatan, terutama di KM 229B dan KM 208B ruas Palikanci serta KM 164B ruas Cipali. Pengguna jalan diimbau mengatur perjalanan dengan memanfaatkan rest area alternatif, seperti KM 360B dan KM 380B ruas Batang–Semarang sebelum titik padat, serta KM 130B ruas Cipali setelahnya.
Selain itu, pemudik juga dapat keluar sementara dari jalan tol untuk beristirahat di jalur arteri guna menghindari antrean di rest area dalam tol.
"Sebagai langkah antisipasi, sesuai diskresi Kepolisian, akan diberlakukan skema buka-tutup rest area KM 62B serta penutupan sementara rest area KM 52B Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek secara situasional. Kami juga mengingatkan kembali kepada para pemudik dari arah Bandung menuju Jakarta dapat menggunakan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) yang telah dibuka secara fungsional. Japek II Selatan dibuka untuk distribusi lalu lintas sehingga akan mengurangi kepadatan di KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek," tambahnya.
Untuk mendukung perencanaan perjalanan, Jasa Marga mendorong pengguna jalan memanfaatkan aplikasi Travoy. Aplikasi ini menyediakan informasi kondisi lalu lintas secara real time, lokasi dan kapasitas rest area, hingga ketersediaan SPBU dan SPKLU.
"Melalui Travoy, pengguna jalan dapat memantau kondisi lalu lintas secara real time, mengetahui lokasi rest area beserta fasilitas dan kapasitasnya. Selain itu, informasi ketersediaan SPBU maupun SPKLU juga dapat diakses, sehingga pengguna jalan dapat merencanakan pengisian bahan bakar maupun pengisian daya kendaraan listrik dengan lebih optimal dan tidak perlu masuk ke rest area yang tidak sesuai dengan kebutuhannya," tambah Rivan.
Hati-Hati Lintasi One Way
Rivan juga mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara, khususnya saat melintasi jalur dengan rekayasa lalu lintas one way.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap disiplin dalam berkendara. Pada jalur one way, lajur kanan dan bahu jalan tidak diperuntukkan untuk mendahului. Apabila hendak bergerak melambat, tetap gunakan lajur kiri sesuai ketentuan demi menjaga keselamatan bersama," tutur Rivan.
Imbau Persiapkan Perjalanan
Jasa Marga turut mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari kondisi fisik pengemudi, kelayakan kendaraan, hingga kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik. Pengguna jalan juga diminta mematuhi rambu serta arahan petugas di lapangan.
Informasi lalu lintas terkini dan layanan bantuan dapat diakses melalui Call Center Jasa Marga di 133, akun X @PTJASAMARGA, Radio Travoy FM 92.0 FM, serta media sosial resmi Jasa Marga Group.