Sempat Hilang, Dua Pendaki Kawasan TN Mutis-Timau Berhasil Ditemukan
BBKSDA NTT tidak membuka pendakian di Puncak Babnain, karena belum tersedianya sarana prasarana pendukung pendakian lokasi tersebut.
Dua orang pendaki ilegal asal Kupang, Veky dan Weny dilaporkan hilang saat mendaki puncak Babnain, kawasan Taman Nasional Mutis - Timau di Nusa Tenggara Timur (NTT). Beruntung, dua pendaki itu berhasil ditemukan.
Awalnya, Veky dan Weny bersama rombongan berjumlah 20 orang mendaki puncak Babnain di Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Veky dan Weny memilih turun belakangan dan terpisah dari rombongan. Saat tiba di basecamp, rombongan berjumlah 20 orang tersebut menunggu namun belum kunjung tiba, sehingga mereka melaporkan ke Tim SAR Kupang.
Kabid Wilayah I BBKSDA NTT, Wantoko mengatakan, rombongan pendaki melalukan pendakian secara illegal di Puncak Babnain, Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
"Mereka bukan mendaki di Gunung Mutis," jelasnya, Senin (30/6).
Menurut Wantoko, BBKSDA NTT tidak membuka pendakian di Puncak Babnain, karena belum tersedianya sarana prasarana pendukung pendakian lokasi tersebut.
"Petugas BBKSDA NTT telah berada di lokasi bersama tim SAR," ungkapnya.
Saat ini dua survivor yang diinformasikan hilang telah ditemukan dalam keadaan sehat. Karena kondisi cuaca yang tidak mendukung saat ini survivor dan tim akan menginap di puncak Babnain.
"Telah dikirim empat personel bersama warga lokal untuk mengirim konsumsi ke puncak Babnain," tutup Wantoko.