Tersesat Berjam-jam di Gunung Batukaru Bali, 4 Pendaki Akhirnya Bisa Dievakuasi

Para pendaki berhasil dievakuasi sekitar pukul 09.15 WITA dan telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Tersesat Berjam-jam di Gunung Batukaru Bali, 4 Pendaki Akhirnya Bisa Dievakuasi
Tersesat Berjam-jam di Gunung Batukaru Bali, 4 Pendaki Akhirnya Bisa Dievakuasi (Merdeka.com)

Empat remaja yang tersesat di Gunung di Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, ditemukan tim SAR Bali dalam keadaan selamat saat dievakuasi tim SAR Bali dan masyarakat setempat.

Keempat pendaki bernama Ketut Ganes Sandiago (16), Daniello Christiano Baskoro Seubelan (16), Heppy Ratna Utami (18), dan Ni Kadek Chyntia Dewi (18). Keempat pelajar ini diketahui sudah berkumpul di Pura Pujungan dengan keadaan selamat.

Kadek Donny Indrawan selaku Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng Bali menceritakan kronologi keempat remaja tersesat.Pada pukul 07.18 WITA, tim mendapatkan informasi dari para pendaki yang menyampaikan kepada orangtuanya lewat handphone dan sudah berada di daerah Sarin Buana, Pura Jatiluwih. Informasi itu langsung ditindaklanjuti pihaknya.

"Kemudian kami melakukan penjemputan ke Desa Sarin Bhuana dengan keluarga korban," kata Donny, Senin (30/6).

Para pendaki berhasil dievakuasi sekitar pukul 09.15 WITA dan telah diserahkan kepada pihak keluarga.

"Pukul 09.30 wita berdasarkan hasil Operasi SAR bahwa telah ter-evakuasinya empat orang target dan diserahkan kepada salah satu keluarga korban," ujarmya.

Sebelumnya, tim SAR Bali melakukan pencarian kepada empat orang yang belum kembali dari pendakian di Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, pada Senin (30/6).

Keempat pendaki itu, pada Minggu (29/6) sekitar pukul 04.30 WITA, mereka berangkat dari Perumahan Grya Loka Subak Dalem III Gatsu, Denpasar.

Petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi dari salah satu orang tuanya, atas nama Ketut Ganes pada pukul 02.15 WITA. Menurut informasi, keempatnya memulai pendakian dari jalur Pujungan, di mana ditemukan motornya terparkir di area tersebut.

"Ibu-nya melaporkan bahwa anaknya berpamitan untuk melakukan pendakian di Gunung Batukaru bersama tiga teman lainnya, satu orang pria dan dua orang wanita," kata I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Kemudian, kemarin Minggu (29/6) siang ayah Ketut Ganes sempat menghubungi pada pukul 11.00 WITA, melalui telepon genggam, namun selanjutnya sudah tidak bisa lagi dihubungi.

Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng bergerak dengan enam personel kurang lebih pukul 02.30 WITA menuju Gunung Batukaru. Sementara itu koordinasi juga dilaksanakan dengan BPBD Kabupaten Tabanan, Polsek Pupuan dan pemandu lokal. Pada pukul 04.05 WITA, tim SAR gabungan sudah sampai di Pura Siwa, Desa Pujungan. Setelah persiapan personel dan peralatan SAR, pendakian dimulai pada pukul 04.45 WITA.

Kemudian, pada pagi ini kurang lebih pukul 07.40 WITA, diterima informasi dari pihak keluarga, bahwa keempat pendaki itu dipastikan tersesat.

"(Para pendaki) kembali bisa dihubungi dan mengatakan bahwa mereka ada di daerah Wanagiri Kauh dan rencananya akan kembali ke Pujungan," ujar Sidakarya.

"Korban tersesat atas nama Ketut Ganes sudah berada di Pujungan pada pukul 08.10 WITA. Sementara tiga teman lainnya berada di Sari Bhuana menunggu penjemputan," ujarnya.

Rekomendasi