Semen Padang Degradasi ke Liga Championship Usai Takluk dari Dewa United
Kekalahan 0-1 dari Dewa United memastikan Semen Padang degradasi ke Liga Championship, mengakhiri perjuangan mereka di Super League musim ini.
Semen Padang harus menelan pil pahit degradasi ke Liga Championship setelah takluk 0-1 dari tuan rumah Dewa United Banten FC dalam pertandingan Super League yang digelar di Banten International Stadium pada Minggu (3/5). Hasil ini mengakhiri upaya keras Kabau Sirah untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Meskipun Semen Padang telah berjuang maksimal untuk mendapatkan poin dari Dewa United, usaha mereka tidak membuahkan hasil. Gol tunggal yang dicetak oleh pemain asal Maroko, Noah Sadaoui, pada menit ke-31 menjadi penentu kekalahan tim tamu.
Kekalahan ini secara matematis membuat Semen Padang tidak dapat keluar dari zona degradasi, meskipun masih menyisakan tiga pertandingan. Mereka menyusul PSBS Biak yang juga telah lebih dulu dipastikan terdegradasi ke Liga Championship.
Perjuangan Sengit di Banten International Stadium
Sejak menit awal pertandingan, pasukan Jan Olde Riekerink dari Dewa United sudah melancarkan berbagai ancaman ke pertahanan Semen Padang. Salah satu peluang berbahaya datang dari Jonathan Carlos Pereira yang berhasil dipotong oleh kiper Semen Padang, Rendy Oscario.
Semen Padang tidak tinggal diam dan mencoba membalas serangan. Pada menit ke-15, tendangan jarak jauh Ripal Wahyudi sempat mengancam gawang Dewa United, namun dengan mudah diamankan oleh kiper Sonny Stevens. Jonathan Carlos Pereira kembali menciptakan peluang dengan menipu satu pemain di kotak penalti Semen Padang, namun tendangannya berhasil diblok.
Setelah berkali-kali mengancam, Dewa United akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-31. Gol ini berawal dari umpan terobosan Jaja kepada Jonathan, yang kemudian memberikan umpan silang akurat. Noah Sadaoui menyambut umpan tersebut dengan tandukan keras yang tak mampu dihalau Rendy Oscario, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Dewa United.
Upaya Tak Kenal Lelah dan Kepastian Degradasi
Menjelang akhir babak pertama, Dewa United hampir menggandakan keunggulan. Pada menit ke-45, umpan satu dua antara Egy Maulana Vikri dan Alexis Messidoro menciptakan peluang bagi Rafael Struick, namun belum berhasil menambah gol.
Memasuki babak kedua, Semen Padang menunjukkan semangat juang yang lebih tinggi dan berani keluar menyerang. Empat menit pertama babak kedua, mereka langsung mendapatkan dua peluang berbahaya melalui kaki Diego Mauricio dan Kazaki Nakagawa. Namun, upaya tersebut belum mampu menggetarkan jaring gawang Dewa United.
Meskipun terus menggempur pertahanan Dewa United hingga pertandingan berakhir, Semen Padang gagal menciptakan gol balasan. Kekalahan 0-1 ini memastikan Semen Padang degradasi ke Liga Championship. Kabau Sirah kini menempati peringkat ke-17 dengan 20 poin, terpaut sembilan poin dari Madura United yang berada satu strip di atas zona degradasi. Secara matematis, bahkan jika Semen Padang memenangkan tiga laga tersisa, mereka tetap kalah head-to-head dari Madura United, sehingga tidak dapat menghindari degradasi.
Tren Positif Dewa United dan Asa Empat Besar
Di sisi lain, Dewa United berhasil melanjutkan tren positif mereka dengan kemenangan ini. Mereka hanya menelan satu kekalahan dari 11 laga terakhirnya, menunjukkan performa yang konsisten dan solid. Kemenangan ini membawa Dewa United ke posisi keenam klasemen dengan total 50 poin.
Asa Dewa United untuk menyelesaikan musim di posisi empat besar masih tetap hidup. Mereka kini hanya berselisih dua poin dari tim peringkat keempat, Malut United. Dengan sisa pertandingan yang ada, Dewa United memiliki peluang besar untuk mencapai target tersebut.
- Dewa United: Sonny Stevens (GK), Jonathan Carlos Pereira, Edo Febriansyah, Damion Lowe, Rafael Struick, Ivan Jenner, Jaja, Egy Maulana Vikri, Alexis Messidoro, Noah Sadaoui, Alex Martins. Pelatih: Jan Olde Riekerink.
- Semen Padang: Rendy Oscario (GK), Ravy Tsouka, Angelo Meneses, Jaime Giraldo, Ade Kristiano, Boubakary Diarra, Ripal Wahyudi, Kianz Froese, Kazaki Nakagawa, Asyraq Gufron, Diego Mauricio. Pelatih: Imran Nahumarury.
Sumber: AntaraNews