Persela Uji Coba Persekat, Obati Kerinduan Suporter di Tengah Sanksi PSSI
Persela Lamongan akan menggelar laga uji coba melawan Persekat Tegal untuk mengobati kerinduan suporter yang tak bisa hadir di stadion akibat sanksi PSSI, sekaligus mengevaluasi performa tim sebelum melanjutkan Liga Championship.
Persela Lamongan akan menghadapi Persekat Tegal dalam laga uji coba yang dijadwalkan pada Sabtu, 14 Maret 2026, pukul 20.30 WIB. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan, menjadi momen yang dinanti-nanti para penggemar Laskar Joko Tingkir. Inisiatif ini muncul sebagai upaya klub untuk menjaga kedekatan dengan suporter setia mereka, terutama di tengah larangan kehadiran di stadion.
Direktur Bisnis Persela, Pradita Aditya, menyatakan bahwa laga ini menjadi kesempatan berharga bagi suporter untuk memberikan dukungan langsung kepada tim kebanggaan mereka. Diperkirakan sekitar delapan ribu suporter akan memadati stadion untuk menyaksikan pertandingan tersebut. Antusiasme ini menunjukkan betapa besar kerinduan publik Lamongan terhadap tim kesayangan mereka.
Uji coba ini juga memiliki tujuan strategis bagi tim pelatih Persela, yang dipimpin oleh Bima Sakti. Laga ini akan dimanfaatkan untuk mengevaluasi perkembangan pemain dan memperbaiki berbagai kekurangan sebelum melanjutkan putaran ketiga Liga Championship. Ini adalah langkah penting dalam persiapan tim menghadapi sisa kompetisi yang ketat.
Stadion Surajaya Siap Sambut Ribuan Suporter
Stadion Surajaya, kandang Persela Lamongan, telah siap menyambut ribuan suporter dalam laga uji coba melawan Persekat Tegal. Stadion ini telah rampung direnovasi pada tahun 2025 dan diresmikan secara daring oleh Presiden Prabowo. Dengan kapasitas modern, stadion ini menjanjikan kenyamanan bagi para penonton yang hadir.
Data teknis renovasi menunjukkan bahwa Stadion Surajaya kini memiliki kapasitas 11.214 kursi penonton dengan model single seat. Rinciannya meliputi 114 kursi tribun VVIP, 454 kursi VIP, 10.612 kursi tribun reguler, serta 34 kursi khusus untuk difabel. Fasilitas ini dirancang untuk memberikan pengalaman menonton yang optimal bagi semua kalangan suporter.
Kehadiran suporter di stadion dalam laga uji coba Persela Uji Coba Persekat ini menjadi sangat berarti. Hal ini tidak hanya memberikan dukungan moral bagi para pemain, tetapi juga mempererat ikatan antara klub dan para pendukungnya. Momen ini diharapkan dapat menjadi pelepas dahaga setelah sekian lama suporter tidak bisa menyaksikan langsung pertandingan tim kesayangan mereka.
Evaluasi Tim di Tengah Sanksi dan Hasil Kurang Memuaskan
Pelatih Persela, Bima Sakti, menegaskan pentingnya laga uji coba ini sebagai ajang evaluasi performa pemain. Tim pelatih akan memanfaatkan pertandingan ini untuk melihat perkembangan tim secara keseluruhan dan mengidentifikasi area yang perlu perbaikan. Ini merupakan bagian krusial dari persiapan tim sebelum kembali berlaga di Liga Championship.
Sepanjang musim 2025/2026, suporter Persela menghadapi larangan hadir di stadion akibat sanksi yang dijatuhkan oleh PSSI. Sanksi ini merupakan buntut dari kerusuhan yang terjadi pada musim sebelumnya, memberikan dampak signifikan terhadap atmosfer pertandingan kandang. Oleh karena itu, laga uji coba ini menjadi satu-satunya kesempatan bagi suporter untuk hadir langsung di stadion.
Performa Persela dalam putaran ketiga Liga Championship sendiri menunjukkan hasil yang kurang memuaskan. Tim ini hanya mampu meraih satu hasil imbang saat melawan PSIS Semarang, serta menelan kekalahan dari Persiku Kudus dan PSS Sleman. Akibatnya, Persela saat ini berada di peringkat keenam klasemen dengan koleksi 30 poin, menyisakan enam pertandingan di putaran ketiga. Uji coba Persela Uji Coba Persekat diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan.
Sumber: AntaraNews