Satrio Utomo, Sapi Satu Ton Milik Aipda Zuli 'Dipinang' Jokowi Jadi Hewan Kurban di DIY
Sapi yang diberi nama Satrio Utomo ini berjenis peranakan Ongole (PO).
Sapi yang diberi nama Satrio Utomo ini berjenis peranakan Ongole (PO).
Satrio Utomo, Sapi Satu Ton Milik Aipda Zuli 'Dipinang' Jokowi Jadi Hewan Kurban di DIY
Seekor sapi berbobot hampir satu ton milik Aipda Zuli Nuryanto yang berdinas di Polsek Sewon, Bantul dipilih menjadi hewan kurban Presiden Jokowi untuk wilayah DIY. Sapi yang diberi nama Satrio Utomo ini berjenis peranakan Ongole (PO).
Pemilik sapi, Aipda Zuli Nuryanto mengatakan jika sapi itu dipeliharanya sejak dua setengah tahun yang lalu. Sapi ini awalnya dibelinya saat masih anakan atau pedhet dari seorang peternak di Banguntapan, Kabupaten Bantul.
Kesaksian Pemilik Sapi
Zuli yang merupakan pemilik Kandang Ndeso Farm ini awalnya tidak menyangka jika sapinya akan dipilih menjadi sapi kurban Jokowi. Zuli menceritakan awalnya sapi itu akan diikutkan kontes.
Namun saat itu dirinya mendengar jika Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul mencari sapi untuk menjadi hewan kurban Jokowi. Mendengar informasi ini dirinya pun kemudian mendaftarkan Satrio Utomo.
Seleksi
"Dari tiga sapi yang kami ajukan untuk masuk seleksi sebagai hewan kurban presiden, ternyata salah satu sapi kami terpilih dan dikehendaki Pak Jokowi untuk hewan kurban," kata Zuli, Senin (10/6).
Zuli menerangkan sapi miliknya yang dipilih Kepala Negara tersebut merupakan satu dari 10 sapi dari peternak Kabupaten Bantul yang didaftarkan ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul untuk diseleksi tim dari Pemda DIY dan pemerintah pusat di Sekretariat Kepresidenan RI.
"Empat hari lalu dihubungi oleh Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg) RI. Waktu itu video call, terus akhirnya deal. Harganya mendekati Rp 100 juta," ungkap Zuli.
Pemilik Girang Sapi Dipinang Jokowi
Zuli mengaku senang Satrio Utomo yang berbobot 934 kilogram ini menjadi sapi yang dipilih untuk jadi hewan kurban Jokowi. Zuli menyebut dipilihnya sapi peliharaannya ini menjadi kebanggaan tersendiri baginya.
"Kebanggaan bagi kami bisa melayani beliau dengan kondisi sapi kami seperti ini. Kami peternak lokal bangga sapi ini masuk dan terpilih jadi sapi kurban RI 1," tutup Zuli.