Sahroni Minta PPATK Buka Nama Anggota Dewan yang Main Judol
Langkah ini perlu dilakukan untuk memastikan terkait informasi tersebut.
Langkah ini perlu dilakukan untuk memastikan terkait informasi tersebut.
Sahroni Minta PPATK Buka Nama Anggota Dewan yang Main Judol
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya ribuan anggota legislatif pusat maupun daerah yang kedapatan mengakses judi online (judol). Hal itu disampaikan langsung Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Rabu (26/6).
Mengomentari hal ini, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta agar PPATK tidak segan merilis nama-nama anggota dewan yang kedapatan mengakses judol. Langkah ini perlu dilakukan untuk memastikan terkait informasi tersebut.
“PPATK wajib buktikan temuan tersebut. Harus clear bahwa ribuan anggota dewan itu betul-betul terlibat atau bermain, jangan sekedar dugaan. Dan kalau sudah firm, harus diungkap semuanya, sebut nama-namanya biar publik tahu. Karena kalau betul terjadi, ini kan tentunya sangat memalukan dan mengecewakan. Coba, gimana masyarakatnya mau ikuti aturan kalau pejabat publiknya seperti ini?,” ujar Sahroni, Kamis (27/6).
Lebih lanjut, Sahroni pun meminta agar PPATK juga segera melakukan tindakan konkret ketika semua bukti-bukti telah terkumpul.
“Jadi jika terbukti, PPATK harus langsung blokir semua rekening yang terlibat. Agar menjadi contoh tegas bahwa negara betul-betul serius memberantas judi online tanpa pandang bulu."
"Lagian, instruksi Pak Presiden juga sudah clear kok, tidak ada kompromi terhadap judi online. Mau itu yang mengoperasikan, hingga yang sekedar bermain,” tambah Sahroni.
Sebab Sahroni menilai, segala tindakan yang ‘menyepelekan’, pastinya akan memperlambat gerak pemberantasan judi online.
“Kita ingin kebiasaan jahat yang telah merugikan negara ini segera diberantas. Capek lihat triliunan uang negara mengalir ke luar. Jadi jangan anggap remeh tiap temuan, sikat saja semua,” tutup Sahroni.