Revitalisasi Pendidikan Sumut Capai 48,5 Persen, Mendikdasmen Ungkap Progresnya
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti melaporkan progres signifikan Revitalisasi Pendidikan Sumut yang telah mencapai 48,5 persen dari target keseluruhan di Sumatera Utara.
Medan, Sumatera Utara, menjadi sorotan utama dalam laporan terbaru mengenai progres revitalisasi satuan pendidikan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti, pada Minggu (4/1) mengumumkan bahwa realisasi program ini di Sumatera Utara telah mencapai 48,5 persen dari total 897 satuan pendidikan yang menjadi target. Angka ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.
Program revitalisasi ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Luar Biasa (SLB), dengan alokasi anggaran yang signifikan. Tujuannya adalah untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkualitas, sejalan dengan program Presiden Asta Cita ke-4. Upaya kolaboratif antara pemerintah pusat, provinsi, kota, dan kabupaten menjadi kunci keberhasilan inisiatif strategis ini.
Dari total realisasi tersebut, sebagian besar satuan pendidikan masih dalam tahap pembangunan, sementara sebagian lainnya telah rampung sepenuhnya. Selain perbaikan fisik, program ini juga menyertakan modernisasi fasilitas belajar mengajar melalui penyediaan papan interaktif digital. Hal ini diharapkan dapat mempercepat adaptasi teknologi di lingkungan sekolah dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif bagi siswa.
Progres Revitalisasi Satuan Pendidikan di Sumatera Utara
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa dari 48,5 persen realisasi di Sumatera Utara, sebanyak 431 satuan pendidikan masih dalam proses pembangunan karena realisasinya berada di bawah 95 persen. Ini menunjukkan bahwa sebagian besar proyek masih terus berjalan dan memerlukan pemantauan berkelanjutan. Pemerintah terus mendorong percepatan penyelesaian agar fasilitas pendidikan dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa dan guru.
Lebih lanjut, Mu'ti merinci bahwa revitalisasi yang sudah mencapai proses pelaksanaan di atas 95 persen mencakup 117 sekolah, atau setara dengan 13,4 persen dari total. Sementara itu, 349 satuan pendidikan atau 39 persen dari keseluruhan target di Sumatera Utara telah tuntas 100 persen. Angka ini menandakan bahwa sejumlah besar sekolah telah berhasil direnovasi dan siap mendukung kegiatan belajar mengajar yang lebih baik.
Khusus untuk Kota Medan, Mendikdasmen menyoroti progres revitalisasi pada tahun 2025 yang mencakup tiga PAUD, enam SD dan SMP, 20 SMA, 11 SMK, serta dua SLB. Sebanyak 24 satuan pendidikan di Medan, atau sekitar 50 persen dari total keseluruhan, telah menyelesaikan revitalisasi di bawah 95 persen. Fokus pada ibu kota provinsi menunjukkan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di pusat-pusat pertumbuhan.
Anggaran dan Sasaran Program Revitalisasi Nasional
Program revitalisasi satuan pendidikan ini melibatkan alokasi anggaran yang besar, yaitu sebesar Rp852,49 miliar khusus untuk Sumatera Utara. Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan dan renovasi berbagai jenis sarana pendidikan, meliputi 34 PAUD, 400 SD, 240 SMP, 119 SMA, 88 SMK, 11 SLB, dan lima PKBN/SKB. Skala program ini menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di seluruh jenjang.
Selain pembangunan fisik, program ini juga berfokus pada penyediaan fasilitas pendukung teknologi. Sebanyak 17.703 papan interaktif digital telah didistribusikan untuk sekolah-sekolah di Sumatera Utara. Dari jumlah tersebut, hanya delapan unit yang masih dalam proses pengiriman, dengan harapan dapat segera digunakan pada semester dua. Inisiatif ini merupakan langkah maju dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran, mempersiapkan siswa menghadapi era digital.
Secara nasional, program revitalisasi sekolah pada tahun 2025 menargetkan 16.175 satuan pendidikan dengan total alokasi anggaran mencapai Rp16,9 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa revitalisasi pendidikan merupakan agenda prioritas pemerintah dalam skala besar. Dengan investasi yang masif ini, diharapkan kualitas pendidikan di Indonesia dapat meningkat secara merata, menciptakan generasi yang lebih kompeten dan berdaya saing.
Sumber: AntaraNews