Rapat di Posko Galapana, Satgas Rumuskan Pemulihan Bencana Sumatra
Rapat ini tindak lanjut dari rapat koordinasi sebelumnya dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama sejumlah pihak terkait.
Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana bentukan DPR menggelar rapat koordinasi dan sinkronisasi perdana bersama 14 perwakilan kementerian dan lembaga pemerintah pusat. Rapat ini digelar di Posko Pemulihan Pascabencana (Galapana), Aceh pada Senin 5 Januari 2025.
Rapat dipimpin Anggota Komisi IV DPR, TA Khalid dan dihadiri para Person in Charge (PIC) dari kementerian/lembaga yang telah ditunjuk untuk bertugas langsung di Aceh.
TA Khalid mengatakan, rapat ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi digelar pada 30 Desember 2025 lalu di Banda Aceh, dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama sejumlah anggota DPR dan kementerian/lembaga terkait dalam rangka penanganan dan pemulihan banjir di Sumatra, khususnya Provinsi Aceh.
"Para PIC yang hadir hari ini akan menjadi penghubung utama antara kementerian/lembaga dengan Satgas DPR RI dalam menyusun dan melaksanakan langkah-langkah pemulihan pascabencana secara terpadu," kata TA Khalid dalam keterangannya, Selasa (6/1).
Isi Rapat
Dalam rapat, Satgas bersama para PIC membahas mekanisme pengumpulan, perumusan, serta pengolahan data dan laporan lapangan yang bersumber dari relawan, kementerian/lembaga, serta pemerintah daerah.
Data tersebut nantinya akan menjadi dasar pengambilan keputusan dan percepatan tindak lanjut pemulihan.
TA Khalid menegaskan, Satgas Pemulihan Pascabencana DPR akan terus mengawal koordinasi lintas sektor, memantau perkembangan di lapangan, serta memastikan seluruh rekomendasi dan program pemulihan dapat segera direalisasikan demi kepentingan masyarakat terdampak, khususnya di Aceh.
“Dengan mulai berkantornya 14 PIC kementerian/lembaga di Posko Galapana, diharapkan berbagai kendala di lapangan dapat segera teridentifikasi dan diselesaikan melalui koordinasi langsung,” tegas dia.
Dia menjelaskan, pola kerja terintegrasi ini diyakini akan membuat proses pemulihan pascabencana berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Diketahui, 14 kementerian/lembaga yang hadir antara lain Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Sosial, Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, Kementerian Komunikasi dan Digital, Satgas Jembatan, PT Telkomsel, PT PLN, Kemendikdasmen, Kementerian PPPA, Kementerian Kesehatan, serta Danantara.