Ramadhan di Palembang: Momentum Eratkan Tali Persaudaraan dan Silaturahmi Umat
Warga Palembang menjadikan bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 sebagai ajang mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi di masjid-masjid besar. Persaudaraan Ramadhan Palembang semakin terasa, menciptakan kehangatan di tengah ibadah.
Warga Kota Palembang, Sumatera Selatan, menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 dengan semangat kebersamaan yang tinggi. Bulan penuh berkah ini dijadikan momentum istimewa untuk meningkatkan tali persaudaraan antar sesama umat Muslim.
Pada hari ketiga Ramadhan ini, suasana hangat dan penuh keakraban terlihat jelas di berbagai masjid besar di kota tersebut. Masjid-masjid seperti Masjid Cheng Ho Palembang dan Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayowikramo, atau yang dikenal sebagai Masjid Agung Palembang, menjadi pusat kegiatan silaturahmi.
Momen Ramadhan ini dimanfaatkan warga untuk berkumpul, berinteraksi, serta saling memaafkan, sehingga dapat menjalani keseharian dengan hati yang lebih bersih dan hubungan yang lebih baik. Ini memperkuat Persaudaraan Ramadhan Palembang.
Kehangatan Silaturahmi di Masjid Palembang
Budi Nasra (34), seorang jamaah Masjid Cheng Ho Palembang, mengungkapkan bahwa Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan persaudaraan. Ia menyebutkan bahwa di luar Ramadhan, kesibukan pekerjaan seringkali menghalangi interaksi sosial.
Namun, selama bulan puasa ini, warga bisa berkumpul bersama di masjid, saling bertemu, dan bertutur sapa, menciptakan suasana yang akrab. Hal ini menjadi bagian penting dari Persaudaraan Ramadhan Palembang.
Ia juga menambahkan bahwa Ramadhan merupakan momentum berharga untuk saling memaafkan antar sesama warga. Dengan demikian, setiap individu dapat memulai hari-hari berikutnya dengan lembaran baru yang lebih baik.
Wisata Religi dan Penguatan Ukhuwah
Di Masjid Agung Palembang, berbagai kalangan usia, mulai dari remaja generasi Z hingga lansia, terlihat ramai menjadikan masjid ini sebagai tempat wisata religi. Mereka datang untuk beribadah dan merasakan kebersamaan.
M. Isro (27), seorang jamaah asal Empat Lawang yang sedang berada di Palembang, menyempatkan diri mengunjungi Masjid Agung selama Ramadhan. Ia merasakan kehangatan persaudaraan yang kuat di masjid tertua tersebut.
Banyak warga jamaah yang terlihat khusyuk bertadarus membaca Al-Quran, berzikir, atau sekadar berdiam diri merenung. Aktivitas-aktivitas ini secara tidak langsung memperkuat ikatan batin dan Persaudaraan Ramadhan Palembang.
Menurut Isro, Ramadhan adalah momen yang sangat tepat untuk meningkatkan persaudaraan sesama umat Muslim, di mana setiap individu dapat merasakan kedekatan spiritual dan sosial.
Seruan Damai dan Persatuan dari Kemenag Sumsel
Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, sebelumnya telah mengajak seluruh warga Sumatera Selatan untuk mewujudkan suasana Ramadhan yang damai. Ia menekankan pentingnya fokus menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.
Irwan menyerukan agar umat Muslim memasuki Ramadhan dengan menyucikan diri dan saling memohon maaf lahir batin. Pesan ini relevan untuk memperkuat Persaudaraan Ramadhan Palembang.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap manusia adalah insan beragama, dan Ramadhan merupakan bulan ampunan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan umat.
Sumber: AntaraNews