Puan Bicara Tujuh Poin Evaluasi Jadi Perhatian DPR saat Rapat Paripurna, Ada PHK hingga Pengangguran
Hal itu disampaikan Puan dalam pidato sambutan Rapat Paripurna DPR RI ke-20 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2024-2025 pada Selasa (24/6).
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani mengatakan ada tujuh permasalahan yang akhir-akhir ini menjadi perhatian masyarakat. Hal itu disampaikan Puan dalam pidato sambutan Rapat Paripurna DPR RI ke-20 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2024-2025 pada Selasa (24/6).
"Berbagai permasalahan yang akhir-akhir ini menjadi perhatian rakyat serta perlu mendapat perhatian dari AKD," kata Puan di gedung Parlemen Senayan, Jakarta.
Tujuh permasalahan itu seperti tingginya angka pengangguran dan tingkat pemutusan hubungan kerja. Kemudian permasalahan dalam pelaksanaan ibadah haji 2023, penerapan stimulus ekonomi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Selanjutnya, permasalahan ojek online, pengoplosan gas bersubsidi, peelaksanaan evakuasi WNI di negara yang sedang terlibat konflik dan posisi duta besar Indonesia untuk negara sahabat yang belum terisi.
Dalam kesempatan itu, para legislator juga akan melakukan melakukan pembahasan terhadap pemberian persetujuan atau pertimbangan atas calon pejabat publik antara lain deputi Gubernur BI, dan anggota dewan komisioner LPS.
"DPR RI akan terus menjalankan fungsi diplomasi yang diarahkan untuk membangun hubungan kerjasama antar parlemen. Kegiatan diplomasi tersebut berpean penting dalam memperkuat politik luar negeri Indonesia," ujar Puan.
Peran DPR di Internasional
Puan mengatakan, pada masa sidang paripurna ini DPR RI akan menerima kehadiran delegasi dari berbagai negara, antara lain dubes Ekuador, Afrika Selatan, Cyprus, dan Belanda. Adapun kunjungan delegasi Indonesia akan dilakukan ke negara Meksiko, Kazakhstan, Mongolia, Belarus, China, dan Jepang.
"Selanjutnya DPR RI akan memasuki masa persidangan 4 tahun sidang 2024-2025, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya atas nama pimpinan DPR RI mengumumkan kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa sidang ini akan dimulai sejak hari ini, Selasa 24 Juni, sampai dengan 24 Juli 2025," pungkasnya.