Presiden Prabowo: Program Makan Bergizi Gratis Dorong Peningkatan Konsumsi Rumah Tangga
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Program Makan Bergizi Gratis telah sukses meningkatkan konsumsi rumah tangga di berbagai daerah, sekaligus memperbaiki kesejahteraan masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (13/2/2026) menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta. Program ini menjadi salah satu pendorong utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Presiden, laporan dari para gubernur dan bupati menunjukkan dampak nyata dari kebijakan pemerintah. Peningkatan konsumsi ini terjadi di berbagai wilayah Indonesia selama setahun terakhir. Hal ini menunjukkan efektivitas program dalam mencapai tujuannya.
Laporan positif tersebut juga diperkuat oleh para pemimpin industri dan perdagangan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Mereka mencatat adanya peningkatan konsumsi rumah tangga pada Januari, mengindikasikan dampak ekonomi yang signifikan.
Dampak Nyata Program Makan Bergizi Gratis bagi Ekonomi Lokal
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa laporan dari para kepala daerah menunjukkan perbaikan konkret dalam kesejahteraan masyarakat. "Saya telah menerima laporan dari para gubernur dan bupati yang kini menyaksikan dampak nyata dan terukur dari kebijakan kami," ujarnya saat membahas Program Makan Bergizi Gratis.
Peningkatan konsumsi rumah tangga yang tercatat oleh Apindo pada Januari menjadi bukti pendukung. Hal ini menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menyentuh aspek gizi, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian.
Presiden Prabowo mengaitkan kenaikan ini langsung dengan Program Makan Bergizi Gratis. Program ini dinilai telah merangsang aktivitas ekonomi hingga ke tingkat desa dan kelurahan, menciptakan efek domino positif.
Optimisme Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
Presiden Prabowo menyatakan optimisme tinggi terhadap kinerja ekonomi Indonesia tahun ini. Pemerintah berkomitmen untuk terus memprioritaskan kesejahteraan publik, meskipun ada skeptisisme dari beberapa pihak.
Selain konsumsi yang lebih kuat, Presiden Prabowo juga mencatat laporan dari para pemimpin daerah mengenai penurunan angka kemiskinan. Tingkat pengangguran terbuka di wilayah mereka juga menunjukkan tren penurunan yang positif.
Program Makan Bergizi Gratis saat ini telah menjangkau sekitar 60,2 juta penerima manfaat. Kelompok penerima ini meliputi anak-anak, ibu hamil, serta lansia yang hidup sendiri tanpa pengasuh, menunjukkan cakupan yang luas.
Fondasi Ekonomi Nasional yang Kuat Melalui Program Strategis
Program Makan Bergizi Gratis dianggap sebagai pendorong utama pemerataan kesejahteraan. Selain itu, program ini juga berperan penting dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional, menjadikannya lebih tangguh.
Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,11 persen secara tahunan (yoy) pada tahun 2025. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh konsumsi rumah tangga yang meluas hingga 4,98 persen.
Untuk tahun 2026, pemerintah telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen. Target ambisius ini akan didukung oleh program-program strategis seperti Program Makan Bergizi Gratis dan inisiatif Koperasi Desa Merah Putih.
Sumber: AntaraNews