Pramuka Papua Pegunungan: Wadah Utama Penguatan Karakter OAP
Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menegaskan Gerakan Pramuka Papua Pegunungan menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter Orang Asli Papua (OAP) yang tangguh dan berdaya saing. Bagaimana Pramuka mewujudkannya?
Wamena, 26 Januari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan menyatakan bahwa Gerakan Pramuka merupakan wadah strategis untuk membangun karakter Orang Asli Papua (OAP) di delapan kabupaten wilayah tersebut. Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Pegunungan, Wasuok D. Siep, di Wamena, Senin, menekankan pentingnya peran Pramuka dalam menempa mental generasi muda.
Menurut Wasuok D. Siep, melalui kegiatan Pramuka, anak-anak, remaja, dan pemuda Papua Pegunungan akan dilatih untuk menjadi pribadi yang kuat, cepat, aktif, serta memiliki ketakutan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pembentukan karakter ini sangat krusial mengingat tantangan dan hambatan di era sekarang.
Generasi muda Papua Pegunungan, sebagai penerus kepemimpinan daerah, harus dibekali karakter kuat agar tidak mudah terpengaruh hal negatif dan dapat meraih kesuksesan di masa depan. Gerakan Pramuka dianggap sebagai lingkungan yang tepat untuk membentuk kepribadian manusia yang unggul.
Pramuka Menempa Mental dan Kepemimpinan
Pj. Sekda Papua Pegunungan Wasuok D. Siep menjelaskan bahwa untuk menjadi pemimpin hebat di Tanah Papua, khususnya Papua Pegunungan, warga harus memiliki ilmu yang tinggi dari bangku pendidikan. Namun, ilmu saja tidak cukup; mental pribadi juga sangat menentukan kesuksesan seseorang di masa depan.
Oleh karena itu, generasi muda di wilayah ini didorong untuk terus berpendidikan tinggi dan aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, terutama Pramuka. Partisipasi aktif dalam Pramuka akan membentuk pribadi yang kuat dan baik, mempersiapkan mereka menghadapi berbagai tantangan.
Organisasi Pramuka menawarkan lingkungan yang terstruktur untuk pengembangan diri. Di dalamnya, anggota diajarkan nilai-nilai disiplin, kemandirian, dan tanggung jawab. Hal ini sangat relevan untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif yang mungkin muncul di lingkungan sekitar mereka.
Meningkatkan Kompetensi dan Daya Saing Kader
Wasuok D. Siep juga menegaskan bahwa Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Papua Pegunungan harus fokus mendorong kadernya untuk memiliki kompetensi yang baik. Ini mencakup kecerdasan dalam ilmu pengetahuan dan kecakapan dalam memanfaatkan teknologi.
Kader Pramuka yang memiliki kompetensi baik, karakter kuat, dan tangguh akan mampu bersaing. Daya saing ini tidak hanya terbatas pada tingkat daerah, tetapi juga nasional, bahkan internasional.
Pengembangan kompetensi ini menjadi kunci agar generasi muda Papua Pegunungan dapat berkontribusi maksimal. Dengan bekal karakter dan keterampilan yang mumpuni, mereka akan menjadi agen perubahan positif bagi pembangunan daerah dan bangsa.
Sumber: AntaraNews