Pramono Lantik 1.840 Pejabat DKI, Tegaskan Pengisian Jabatan Berdasarkan Meritokrasi
Pramono menyampaikan, jabatan yang diemban ribuan pejabat itu merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melantik 1.842 pejabat administrator, pengawas, ketua kelompok, ketua subkelompok, dan kepala puskesmas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Halaman Balai Kota, pada Rabu (5/11).
Pramono menyampaikan, jabatan yang diemban ribuan pejabat itu merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme.
"Jabatan ini bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga tanggung jawab besar yang menuntut integritas, kompetensi, dan inovasi dalam mewujudkan program-program prioritas daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Provinsi DKI Jakarta," kata Pramono.
Ia menyebut, pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penataan birokrasi Pemprov DKI Jakarta, sekaligus sebagai bentuk percepatan reformasi birokrasi agar pelayanan publik di Jakarta semakin efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pentingkan Komitmen Jalankan Sistem Pemerintahan
"Akan dilakukan pelantikan berikutnya untuk kebutuhan mutasi dan promosi jabatan sebagai langkah memperkuat kinerja organisasi, mendorong percepatan pembangunan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik," jelas Pramono.
Lebih lanjut, Pramono menekankan komitmennya untuk menjalankan sistem pemerintahan yang adil dan transparan. Ia ingin memastikan setiap jabatan diisi oleh ASN yang memiliki kapasitas dan dedikasi terbaik.
"Dalam prosesnya, kami lakukan secara meritokrasi secara terbuka. OPD (Organisasi Perangkat Daerah) mengusulkan, dievaluasi oleh BKD (Badan Kepegawaian Daerah) dan juga Sekda bersama tentunya di dalam koordinasi Bapak Wakil Gubernur," kata dia.